Part 5 ( Part #2 wedding preparations 👰)

1.7K 150 13
                                        

.
.

Pukul 18:30 KST

Cklek~

Terdengar suara pintu terbuka di kediaman keluarga kwon. Nampaklah seorang pria yang dengan style uniknya masuk.

"Aku pulang.."

Ia menuju ke ruang makan tempat biasa keluarganya jika jam segini. Namun saat memasuki ruang makan ia hanya menemukan seorang wanita yang sedang memainkan gadget sambil memakan makanannya.

"Noona.." Sapa jiyong.

Dami menoleh dan sedikit kaget jika adiknya sudah kembali. Karena ia kira adinya itu akan pulang besok.

"Kau sudah pulang?. Ku kira kau besok baru pulang dari jepang."

"Aniyo, selesai acara aku langsung mengambil penerbangan ke korea. Dimana yang lain noona?. Dara kemana?. Kenapa dia tidak ikut makan malam?."

"Satu satu kwon jika bertanya. Eomma dan appa pergi ke busan menjenguk teman appa. Sepertinya mereka menginap di busan. Dan dara dia kamarmu. Ia tidur dari sore tadi setelah kita melihat persiapan baju pernikahan kalian. Dia sangat pulas, jadi aku tidak tega mau membangunkannya."

"Em.. arraseo. Aku ke kamar dulu." Ucap jiyong sambil mulai berjalan menuju ke arah kamarnya.

"Ah.. kwon." Panggil dami dan membuat jiyong berhenti dan menoleh ke kakaknya.

"Stylemu dari hari ke hari semakin mirip dengan gelandangan." Ucap dami santai. Sangat santai malah. Dan jangan lupakan tatapan matanya seperti mengejek sang adik.

"Yak!!. Noona.!!." Pekik jiyong.

.
.
.

Jiyong menggerutu sedari tadi akibat perkataan kakaknya hingga ia akan sampai di kamarnya.

"Dasar noona jelek. Desaigner macam apa dia tidak tau fashion. Cih.. gelandangan?. Ini style. G dragon style. Dasar tidak tau fashion. Tidak update." Gerutu jiyong dari tadi.

Gerutuannya terhenti saat ia mulai masuk ke kamarnya. Ia melihat wanitanya yang cantik tertidur pulas di atas ranjangnya. Gerutuannya tadi berubah dengan senyuman lebar khas kwon jiyong. Iapun mengecup ujung kepala wanitanya yang sangat ia rindukan itu.

"Aku sangat merindukanmu baby."

Jiyong naik ke ranjangnya dan langsung memeluk Dara. Dara yang merasa ada yang memeluknyapun seketika terbangun.

"Jiyong?." Panggil dara serak.

"Kau terbangun?. Mian membuatmu terbangun sayang." Ucap jiyonh sambil mengecup bibir dara.

Dara membalas pelukan jiyong. 15 menit berlalu merek tetap dalam posisi berpelukan. Hingga suara jiyong mengintrupsi.

"Ayo makan dulu sayang. Apakah kau tidak lapar eo?. Apa baby kwon tidak lapar em?. Ayo makan.." Ajak jiyong sambil sedikit merenggangkan pelukannya untuk melihat wajah sang wanitanya.

"Nanti saja, aku masih sangat mengantuk. Aku lelah." Ucap dara pelan setengah sadar.

"Kau lelah?. Hah, sepertinya keputusanku untuk membiarkanmu ikut dengan noona itu salah karena membuatmu kelelahan seperti ini."

Perkataan jiyong langsung membuat dara membuka mata sayunya dan menatap jiyong.

"aniyo ji.. itu keputusan yang sangat tepat. Gomawo.. Gaunnya indah. Sangat indah."

"All for you babe.."

"Love you.."

"I love you more.."

The Best Choice EverTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang