Part 15 ( Japan - Short Trip #2 )

1.5K 124 23
                                        

.
.

Dara berjalan keluar apartemen menuju parkiran mobil dengan terus digandeng jiyong. Ibu hamil itu terlihat sekali raut bahagianya.

Jiyong membukakan pintu mobil range rover itu untuk dara. Darapun masuk dan melihat lihat keadaan dalam mobil. Saat jiyong sudah masuk mobil, dara menyuarakan pertanyaan yang ada di otaknya.

"Ini mobil siapa ji?."

"Ini mobil Bajoo. Aku meminjamnya semalam."

"Semalam?. Kapan?. Kau kan bersamaku terus."

"Sabuk pengamannya sayang." Ucap jiyong sambil memasangkan sabuk pengamannya pada dara.

"Ji, kau belum menjawab pertanyaanku." Rengek dara.

"Semalam taehee yang mengambil. Sudahlah, tak penting juga. Yang penting hari ini kita akan bersenang senang." Ucap jiyong sambil mengelus puncak kepala dara. Setelah itu ia menyalakan mobil itu dan menjalankannya.

Dalam perjalanan, dara sangat cerewet. Bertanya ini itu. Jiyong mau kesal itu yah bagaimana. Kalau jiyong terbawa emosi bisa bisa planning hari ini akan buyar karena sang ratu merajuk.

Hah, Sabar...

"Member bigbang apa sudah pulang ke korea ji?." Tanya dara dengan nada riangnya.

"Sudah sayang tadi pagi." Jawab jiyong dengan tetap fokus menyetir.

"Taehee dan Sonhoo?. Aku tidak melihat mereka tadi."

"Mereka juga aku suruh pulang."

"Oh, eommanim menelpon."  Seru dara saat mendengar ponsel jiyong berbunyi.

"Jawablah.."

"Yeob-“

"Jiyong, Ya tuhan. Eomma baru melihat berita jika dara terjatuh di airport saat kalian berangkat ke jepang."

"Eommanim..."

"Oh, Dara?. Kau baik baik saja kan sayang."

"Nde, apa eommanim sudah sampai di korea?."

"Ne, eomma baru saja sampai. Dimana jiyong?."

"Jiyong sedang menyetir eommanim.."

"Kalian mau kemana?."

"Ke Disneyland Tokyo. Wohooo..." Seru dara tanpa sungkan pada ibu mertuanya. Jiyong yang mendengarnya tersenyum lebar. Terdengar pula suara tawa dari ponsel jiyong.

"Hahahah...Baiklah kalau begitu. Jangan terlalu lelah. Jika merasa lelah langsung bilang pada jiyong. Arraseo?."

"Ne eommanim.."

"Ya sudah, eomma tutup dulu ne. Saranghae.."

"Ne.. nado eomma."

Dara meletakkan ponsel jiyong ke tempatnya kembali.

"Apa yang eomma katakan." Tanya jiyong.

"Eomma bertanya keadaanku karena eomma baru melihat beritaku yang terjatuh di bandara."

"Eomma lucu sekali. Padahal kemarin kan eomma bertemu denganmu. Hahaha.."

"Oh, iya juga. Hahaha.."

"Eomma sangat menyayangimu sayang." Ucap jiyong sambil mengelus puncak kepala dara sambil tetap fokus menyetir.

"He'em... Aku juga sangat menyayangi kalian."

"Nado. Terkadang aku berpikir saat kita berkumpul sekeluarga. Yang anaknya itu kau atau aku. Haha.."

The Best Choice EverTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang