VKookZy 2

2.3K 238 17
                                        

♡♡♡

Tidak semua hal yang didasari kebencian akan berakhir menyedihkan. Kadang kau perlu membuatnya menjadi menyenangkan dan dengan begitu semuanya akan terbiasa dengan sendirinya

~♡♡♡~

Pesta pernikahan selesai di gelar. Semua tamu sudah pulang 10 menit yang lalu bersamaan dengan turunnya hujan tadi.

Ada tubuh kecil yang terbungkus selimut di sofa panjang gedung pernikahan ini.

"Suzy bangun nak!"

Ia menggeliat malas. Mengucek matanya lalu melihat sekelilingnya, sepi!

"Apa acaranya sudah selesai?" tanya Suzy yang mendongak melihat ibunya yang berdiri.

"Dari tadi. Kau sampai ketiduran?" Suzy hanya menggumam.

Seorang pria paruh baya yang telah menjadi ayah Suzy datang menghampiri keluarga barunya.

"Ayo pulang!" ia merangkul bahu istrinya.

"Pulang ke rumah kita kan, bu?" Timpal Suzy.

Ibunya menggelengkan kepala. Lantas kemana mereka akan pergi?

"Kalian akan tinggal denganku."

-^^^-

Suzy merengangkan otot-otot leher dan tangannya. Ia berjalan masuk membuntuti tuan Jeon setelah turun dari mobil yang membawanya ke sebuah rumah mewah. Suzy tak melihat sekelilingnya lagi, ia sudah lelah jika harus melihat-lihat. Ia ingin melanjutkan tidur cantiknya setelah diganggu ibunya.

Suzy menggaruk lehernya pelan dan melihat tuan Jeon sekilas.

"Nah Suzy. Kamarmu di atas tepat di lantai dua, kau bisa lihat papan nama yang tergantung di atas pintu."

Suzy hanya tersenyum tipis lalu beranjak pergi ke lantai dua.

Tuan Jeon memang sudah mempersiapkan segalanya. Mulai dari kamar dan pakaian istri dan anak tirinya.

Sepanjang menaiki tangga Suzy terus menguap. Ada rasa yang begitu lelah di tubuhnya. Ia ingin segera masuk ke kamarnya yang sudah pasti sangat mewah dan kasurnya empuk.

Sampai! Kamarnya gelap, Suzy tak suka kamar atau ruangan yang gelap. Tapi karena dia benar-benar ngantuk, jadi setelah Suzy mendorong pintunya lalu dengan sempoyongan berjalan ke kasur. Matanya bahkan tertutup tapi dia masih berjalan santai.

Menjatuhkan dirinya di sisi kasur sebelah kiri, dia menarik selimut tebal berwarna merah maroon itu dan terlelap tidur.

Pukul 07.00. waktu Seoul.

Bae Rene mengetuk sebuah pintu kamar. Suzy yang tertidur mendengar samar-samar suara berisik itu. Sepertinya ia mengetuk pintu kamar sebelah Suzy. Jadi bukan kamar Suzy yang di ketuk.

"Taehyung bangun, nak! Sudah pagi, kau harus kuliahkan,"

Suaranya sirna tak terdengar. Hingga kemudian suara tangan yang mengetuk pintu itu terdengar lagi ditelinga Suzy.

Tapi yang ia dengar justru bukan teriakan ibunya memanggil namanya,melainkan hanya sebuah ketukan saja karena ia tengah bermimpi indah.

Hingga semenit kemudian ibu Suzy sudah tak lagi didepan kamarnya. Suzy menyampingkan posisinya, tangannya memeluk benda besar disampingnya. Ia memeluknya begitu erat. Ada yang ganjal sepertinya.

Suzy meronta lebih atas. Ada yang berbeda dari guling dirumahnya.

Apa guling orang kaya tidak seperti guling di rumahku?

Let Go {VKookZy} Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang