Apakah setiap kekecewaan harus
Ditandai dengan tangisan?
Apa dengan tangisan kamu dapat
Melampiaskan segalanya? Apa dengan
Mengeluarkan air mata mampu
Membuatmu terlihat tidak apa-apa?
Sesekali sembunyikanlah tangisanmu
Itu dengan senyuman palsumu,
Setidaknya dengan begitu mereka
Tidak perlu repot-repot menanyakan
Keadaanmu. Karena mereka kadang hanya ingin
Mengetahui bukan benar-benar ingin peduli
Mungkin saja kalo kamu punya cinta
Kamu dapat sejenak bersandar di bahunya,
Meneteskan air matamu. Melampiaskan
Amarahmu padanya setidaknya kamu tau
Ialah orang yang peduli padamu.
Barangkali senyumannya dapat
Mengalahkan amarahmu,
Mengubahnya menjadi kebahagiaan untukmu.
Beruntungnya kamu ketika memiliki seseorang
Yang dengan tulus menyayangimu.
Untukmu yang masih sendiri, aku
Harap kamu akan baik-baik saja.
***
Sendiri bukan berarti tidak ada yang
Menemani, hanya saja kamu lebih suka
Dengan keramaian saat ini.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoetryBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
