Kutuliskan kalimat-kalimatku ini teruntuk kalian yang
pernah mencintai terlalu dalam, teruntuk kalian yang
pernah dilupakan karena tergantikan.
Teruntuk kalian yang selalu ada namun tak pernah dianggap ada,
Teruntuk kalian yang sedang patah hati dan tidak tahu
bagaimana cara memulihkannya,
Teruntuk kalian yang sedang menunggu
namun orang yang ditunggu tak pernah kunjung
datang,
Teruntuk kalian yang ingin melupakan
tapi tak mampu melakukannya,
Teruntuk kalian yang tak pernah di
beri kepastian,
Teruntuk kalian yang tak pernah
diberi jawaban,
Dan teruntuk dia yang sudah
melupakanku
Terima kasih
Terima kasih sudah mengajarkan
sakitnya dilupakan.
Terima kasih karena sudah
Mengajarkan bahwa melupakan itu tak
Semudah apa yang orang katakan,
Terima kasih untuk
Luka yang kau berikan, luka itu masih Ada.
Masih tersimpan dan belum juga pulih. Sepertinya butuh
waktu lama untuk menyembuhkan luka yang kau buat ini.
Teruntukmu,
Semoga suatu saat nanti kau bisa membaca tulisanku ini
dan semoga kau bisa merasakan betapa sakitnya aku kemarin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoesíaBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
