Sebelum sejauh bulan dan bumi, percayalah dahulu kita seerat urat nadi. Sebelum tiba kata pergi memilih tinggal ialah hal yang paling kita gemari. Begitu, bukan?
Terkadang hujan tiba tanpa aba-aba, dan kau berlalu tanpa hadir sedikitpun rasa iba. Mengulang kembali waktu barangkali sesuatu yang ingin dituju, lalu akhir cerita membuat kita paham betul bahwa berandai hanya membuat luka terurai.
Cukup berpindah raga, redup mematah jiwa. Cukup bertambah langkah, tak perlu rindu tersisa untuk menjadikan yang hilang kembali merekah.
Rindu tinggal pada kisah-kisah yang tanggal.
Sepi merasuk jiwa,
Menepi membusuk Sukma.
Air hujan yang turun tepat membasahi dada, meskipun hilang kau masih menjadi alasan rindu berada
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoetryBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
