Kamu tau apa yang menyedihkan selain tidak dipilih?
Kita yang selalu ada disaat dia senang maupun terpuruk, yang melukiskan kesedihan menjadi kebahagiaan, dan mencoba menjadi pendengar yang baik disaat dia berkeluh kesah, aku selalu ada.
Namun, kenyataan tlah beda. Kau lebih memilihnya. Sangat egois jika aku lebih mengenalmu dibanding ia yang tiba-tiba datang dikehidupanmu. Disaat kekasih pilihanmu itu yang salah, sebab dia tidak suka aku berteman denganmu. Aku menceritakan semuanya dengan baik, lantas apa ucapanmu?
"kamu, sudah dewasa kan?."
Dengan lantang aku menjawab,
"Belain aja dia!."
Dengan penuh amarah kamu berucap.
"Dia pacar aku, kamu siapa???."
Seketika jantung berhenti berdetak, lalu bergumam dalam hati (selama ini, sikapku yang selalu ada dianggap sebelah mata karna pria yang datang tiba-tiba)
Seketika pesannya hanya terbaca sampai saat ini
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoetryBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
