Terimakasih untuk luka yang kau tanamkan, lukanya cukup dalam, mungkin butuh waktu lama untuk menyembuhkannya.
Terimakasih untuk kebahagiaan yang singkat, kamu sudah menunjukkan bahwa kau beda dengan wanita lain, tapi seiring waktu kau sama saja dengan sebelummu.
Kenapa kebahagiaan kita sangat singkat, dan kenapa melupanya teramat sangat rumit?
Aku ingin sepertimu puan, yang dengan begitu mudahnya melupa.
Untuk kamu;
Semoga bahagia terus ya, sehat terus, jangan lupa senyum. Aku benci lihat kamu murung. Semoga dia bisa menggantikan peranku jauh lebih baik dari aku sebelumnya.
I love u,
I always Will,
And
Goodbye.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoetryBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
