Seiring waktu luka-luka yang kamu ciptakan hilang termakan waktu, namun kini bukan hanya lukanya saja yang hilang dirimu pun hilang dariku
Mungkin kamu sudah menemukan seseorang yang berhasil membuat lupa segalanya tentangku, yang lebih mengertimu disbanding diriku
Arloji berputar memainkan waktu terus berganti sedangkan aku tetap menunggu dirimu kembali untuk menetap dihati,
Tidak adil bukan hanya aku yang menunggumu sedangkan kamu tidak menginginkanku
Aku sedang memperjuangkanmu sedangkan dirimu memperjuangkan orang lain, sangat bertolak belakang bukan?
Aku berusaha untuk membahagiakanmu sedangkanmuberusaha membahagiakan orang lain
*
Dulu kita saling memandang dan bertatap muka terkadang sesekali terpejam, karena kamu adalah kenyamanan yang tidak akan didapatkan pada orang lain
Dulu kita berimajinasi tentang hidup tentang bagaimana dimasa yang akan datang kita, aku dan kamu. Dalam ikatan yang sah dibawah langit yang sama dibawah atap yang sama kita melukiskan kebahagiaan kita tentang bagaimana kita akan menghabiskan masa tua kita nanti.
Belum sempat satu persatu rencana itu terjadi nahasnya,
kamu sudah pergi
Dulu....Dulu dan itu sudah berlalu...
***
Dulu kamu sendiri yang bilang kita akan sama-sama berjuang, nyatanya hanya aku yang memperjuangkanmu
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoezjaBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
