Terimakasih pernah hadir untuk menemani perjalanan. Senang - sedih dan nyaman - bosan adalah suatu hal yang selalu berdampingan. Nama kita dilangitkan tadinya, setelah ada orang lain yang membuatnya nyaman lebih darimu, seketika itu juga kamu dijatuhkan dari langit tersebut.
Menyakit kan bukan?
Jelas, tapi apa dia peduli? Tidak, bahkan tidak sama sekali. Ia memikirkan kebahagiaannya sendiri. Aku, hanya dijadikan pelampiasan untuk dipamerkan kepada mantannya terdahulu.
Terimakasih, sudah hadir menemaniku. Kisahmu, sudah kusimpan rapat-rapat didalam palung hati. Meskin keputusan mu meninggalkanku dilakukan secara sepihak tak apa, jika meninggalkanku dan menjadikannya ia sebagai penggantiku adalah hal terbaik kau lakukan, silahkan.
Kamu yang mengambil keputusan itu, jika ia gagal. Nikmati kegagalanmu. Dengan senang hati aku rayakan kesedihanmu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangkit Dari Keterpurukan
PoesíaBangkit dari masa lalu yang menghantui pikiran, dan kenangan. Fase dimana dari awal saya terpuruk menjadi bahagia seperti sekarang. Semua tergantung masing-masing orang. Ingin bertahan tetapi disakiti atau melepaskan Demi kebahagiannya. Tuhan tidak...
