Happy reading
Malam hari ini mereka semua telah berada di pantai kuta, sudah duduk ditempat masing-masing dan melingkari api unggun yang telah dibuat.
Dua pasutri tersebut nyatanya sudah mulai berbaikan, empat girls dan empat boy duduk berdampingan tanpa saling berpasang-pasangan.
Sembari duduk diatas karpet, Azriel mengusulkan ide nya. “gimana kalau kita main truth or dare?” saran nya mampu mengundang perhatian mereka.
“boleh juga” celetuk Keysa menyetujui, tumben-tumbenan mereka akur kali ini.
“yaudah” putus Rasya diangguki semua nya, Azriel pun bertepuk tangan antusias. Mengambil botol bekas minuman milik nya dan menaruh nya ditengah-tengah.
“kita mulai ya!” intruksi Azriel diangguki mereka semua, Azriel pun memutar botol minuman tersebut.
Jantung mereka berdegub kencang, merasa cemas akan ter-arah pada diri nya. Dan tepat botol tersebut berhenti pada Keysa, Azriel berteriak kegirangan mengejek Keysa yang sudah mencak-mencak.
“ayo-ayo buat Keysa menderita!” usuk Azriel membuat mereka terkekeh.
“truth or dare?” tanya Natasya.
“truth” jawab Keysa meyakinkan diri nya, Azriel tersenyum smirk.
“silahkan tuan Azriel” Gavin memberi hormat pada Azriel, Keysa langsung melotot. Sial, ia tidak tahu kalau harus Azriel yang memberi nya pertanyaan.
“Keysa Queen Syahril, apakah pernah mencret di celana?” tanya Azriel mempu mengundang tawa mereka, Keysa menatap tajam Azriel.
“kampret lo zriel!” umpat Keysa kesal, lalu menghembuskan napas nya berat.
“p-pernah, waktu sd. Gak tahan mau pup eh malah kebablasan” Keysa langsung menundukkan kepala nya malu, Azriel langsung tertawa terbahak-bahak.
Mereka kembali tertawa, sungguh Keysa benar-benar malu sekarang. Bahkan Rasya dan Rasyid ikut menertawakan diri nya.
“anjir pernah lo sya?” Azriel mengejek, Keysa semakin kesal dan malu, lalu bangkit menjambak rambut Azriel membuat sang empu merintih kesakitan.
“aduh, sakit! Lepasin gak!?” Azriel menepuk-nepuk tangan Keysa meminta melepaskan.
“gak, sebelum lo minta maaf sama gue!” perintah Keysa
“gak mau!”
“oh yaudah, nih rasain nih” geram sudah Keysa semakin menarik kuat rambut Azriel
“aduhh, buset tenaga kuli gini amat. Iya iya gue minta maaf” Keysa pun melepaskan tangan nya dan kembali duduk ke posisi awal nya.
Mereka kembali memutar botol tersebut, dan berakhir bola tersebut terhenti di arah Gavin. Lawan Ujung botol tersebut nyata nya mengarah pada Rasyid, yang arti nya harus Rasyid yang memberi pertanyaan.
“sekarang lo suka sama siapa?” tanya Rasyid membuat mereka langsung diam hening menunggu, Gavin mengerjakan mata nya. Melirik sejenak gadis tersebut yang sibuk memainkan kuku nya.
“gak ada, gue gak suka sama siapa-siapa” Gavin menetralkan wajah nya agar terlihat biasa saja, mereka semua menatap tak percaya Gavin namun Gavin meyakinkan mereka hingga permainan berlanjut.
“truth or dare?”
“truth”
“pernah ciuman sama siapa?” pertanyaan itu tepat ditunjukan pada Aurel, Rasya memberi nya pertanyaan. Tepat arah botol tersebut mengarah pada nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasya Vs Rasyid [END]
Teen FictionTentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya...
![Rasya Vs Rasyid [END]](https://img.wattpad.com/cover/213730203-64-k453616.jpg)