Nulis dua kali karena cerita nya kehapus:) padahal tinggal upload, jadi maaf ya kalo telat!
Jangan lupa Vote and comment serta share ya! Cus baca
..
Happy reading!
Tepat satu minggu setelah insiden kejadian dimana Rasya dan Rasyid baku hantam, serta keputusan yang telah diambil oleh kedua orang tua lelaki itu untuk memisahkan mereka.
Acara yang paling ditunggu-tunggu anak SMA PELITA BANGSA akhirnya akan dimulai hari ini, setelah beberapa kali latihan bersama Rega mereka pun sudah memantapkan lagu dan semua yang sudah dipersiapkan kan.
Saat ini mereka sedang berada di roftof tanpa kembali berlatih atau bahkan membantu para anak-anak yang menyiapkan acara dengan para osis.
Kata mereka membuang tenaga.
Sekarang empat sekawan itu sedang melakukan kegiatan masing-masing dan hanya Rasya yang mengisap rokok, sekali-kali menghembuskan dan membentuk donat.
Rokok seperti nya akan menjadi teman nya saat kesepian, menyedihkan memang.
Sedaritadi Anna mengoceh akibat mendapat peran menjadi bunga yang harus bergoyang ke kanan dan ke kiri, sumpah serapah keluar dari mulutnya yang menyuruh diri nya mendapat peran seperti itu.
“gue sumpahin bisulan sepantat tuh orang yang nyuruh gue peranin bunga melati!” gerutu nya sangat kesal, mereka yang mendengarkan hanya mengangguk saja biar cepat selesai.
“lumayan dapat peran jadi antagonis, bisa lah buat bales dendam sama si nenek sihir muka kanebo.” sahut Stevani tersenyum lebar.
“lah bener lo, gak sabar gue buat muka adonan kue pantat di bejek-bejek” celetuk Jessica terkekeh kecil.
“yah gak seru dong kalo gua gak ikut” Anna semakin badmood, sialan emang tuh orang. Nanti kalau ketemu ingatkan Anna untuk menggelinding orang yang sudah memberi nya peran seperti itu.
“gimana sya, boleh gak?” tanya Stevani meminta izin.
“puas-puasin aja, gue nonton dibelakang sambil tepuk tangan paling kenceng kalo lo berdua mampu buat salah satu memar ditubuh nya.” ujar Rasya enteng sambil meneguk air mineral milik nya.
“semakin tertantang gue” ujar Jessica.
Brakk!
Pintu roftof dibuka kasar menampilkan tiga orang lelaki dengan memakai atribut bak pangeran, mata Rasya tak berpaling disaat mata nya menatap salah satu dari mereka.
Dia yang paling mencolok, dan yang paling membuat Rasya tidak berkutik dengan tatapan nya. Untuk saat ini.
“mata lo keluar sya,” celetuk Jessica membuat Rasya dengan cepat memegang kedua bola mata nya, merasa dikibuli Jessica. Rasya menatap tajam gadis itu.
“ampun bos ku!” Jessica seketika gelagapan saat melihat tatapan tajam yang diberikan Rasya pada nya.
“mulut lo emang harus gue sumpel cabe, biar makin jadi cabe.” cerca Stevani menoyor kepala Jessica.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasya Vs Rasyid [END]
Fiksi RemajaTentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya...
![Rasya Vs Rasyid [END]](https://img.wattpad.com/cover/213730203-64-k453616.jpg)