72. Rasya Vs Rasyid

4.8K 198 19
                                        

Happy reading!

Hari ini tepat 1 tahun pernikahan yg terjalin diantara Rasya dan Rasyid, seharusnya sekarang mereka mengadakan acara dengan rasa bahagia dan cinta yang semakin tumbuh dengan kuat membentengi pernikahan mereka.

namun, itu hanyalah angan yang tak akan pernah terjadi.

Rasya berbaring diatas brankar, ia sedaritadi menatap langit-langit uks dengan pandangan kosong, teman-teman mereka pun hanya berbaring dan melakukan kegiatan masing-masing.

Kegiatan upacara telah berakhir satu jam yang lalu, jadi mereka telah membolos selama 3 jam, Stevani melirik brankar disebelah nya menatap Rasya dengan hembusan napas lelah. Sudah cukup lama Rasya hanya diam dengan pandangan kosong, membuat mereka yang melihat bergidik ngeri.

“sya, cabut yuk! kekantin” ajak Stevani.

Rasya menoleh sejenak kemudian mengangguk, mereka pun tersenyum lebar. Setelah itu mereka bangkit dan menuju ke kantin.

Setelah sampai dikantin mereka pun mencari meja, sekarang yang berada dikantin hanya mereka ber-empat, kbm masih berlanjut namun mereka memilih membolos.

“pesen apa?” tanya Jessica sembari bangkit dari duduk nya.

“kayak biasa” jawab mereka kompak, Jessica pun melangkah menuju warung makanan yang ingin mereka pesan.

Beralih kemeja Rasya, hanya hening yang terjadi. Semua terlihat sibuk dengan pikiran masing-masing.

“sya, lo kenapa sih? Ada masalah?” tanya Anna setelah lama diam menahan rasa penasaran nya.

“gapapa,” jawabnya singkat.

Stevani menaruh ponsel nya dimeja, “sya, gue tau kita baru aja kenal. Tapi, jujur gue ngerasa kayak lo udah jadi sahabat gue, orang yang harus gue bantu saat lo lagi ada kesusahan. Pliss hargai kita yang udah anggap lo jadi sahabat, kalo ada masalah cerita, jangan dipendam.” lontar Stevani dengan pandangan tulus, Rasya pun ikut menatap nya. Berusaha mencari kebohongan namun ternyata nihil.

“sorry,” lirih Rasya menunduk.

Stevani mendekat dan memeluk nya diikuti dengan Anna yang segera berpindah duduk untuk memeluk Rasya.

“kita bakal selalu ada saat lo lagi butuh, kita sahabat.” ucap Anna mengusap punggung belakang Rasya.

“makasih, maaf kalau sikap gue bikin lo bertiga gak nyaman” ujar Rasya menatap Stevani, Anna. dari ujung sana terlihat Jessica membawa nampan makanan mereka.

“wah gak ajak-ajak gue nih! Aku ngambek nih!” gerutu Jessica bersedekap dada setelah menaruh nampan diatas meja.

“ututu anak setan ngambek, sini sini” Stevani menarik tangan Jessica dan mereka pun berpelukan, setelah itu entah dimana letak lucu nya mereka serempak tertawa.

“kayaknya Rasya ikut ketularan gak waras gara-gara lo berdua,” tuding Stevani.

“eh kurang ajar lo! Kalo ngomong suka Bener!” ujar Anna sembari kembali tertawa.

“udah ah keburu dingin bakso nya,” ujar Rasya menengahi dan mereka pun kembali duduk.

Seiring waktu para murid masuk kedalam kantin, semakin banyak dan membuat meja menjadi padat. Rasya dkk pun bangkit berniat menuju kekelas.

Eh gue gak sabar banget buat liat pertunjukan yang bentar lagi mulai!

Gue juga! Siapa ya kira-kira pasangan yang bakal jadi pemeran pangeran sama putri?

Kayak nya Rasyid sama Rasya deh! Yakin sih gue

Enggak woi! Lo taulah sekarang kan mereka udah putus dan gak akur, musuhan kayak dulu. gue juga pasti bakal musuhan sama mantan kalo dijadiin Taruhan kayk Rasya!

Rasya Vs Rasyid [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang