SELAMAT MEMBACA❤
“aku mencintai seseorang, tapi seseorang itu bukan diri mu. Maaf.” – Rasyid Athalla Aditama.
•
•
•
" iya gue gapapa, otw ke apartemen lo sekarang."
Rasya berlari dengan cepat tanpa menghiraukan para bodyguard yang menanyakan dirinya, ia harus cepat-cepat kesana.
Rasya keluar dari pintu megah mansion dan menerobos para bodyguard untuk mengambil jejeran transportasi di dalam garasi mansion nya.
Setelah itu ia menancapkan gas motor nya dan berlalu pergi dari pekarangan mansion mewah kediaman Wiliam, ia menarik pedal gas nya kuat, memacu kuda besi miliknya drngan cepat. menuju apartemen yang sudah diberitahukan oleh Natasya.
Setelah sampai dengan cepat ia menuju resepsionis dan bertanya nomor kamar Natasya, setelah mengetahui lalu ia berlari sambil meneliti setiap nomor kamar yang ia lihat.
Setelah sampai di depan kamar nomor 202, dengan cepat ia menekan tombol disamping pintu tersebut. tak lama Natasya keluar dan dengan cepat menarik Rasya kedalam kamarnya.
"Parah sya, gue aja yang ngeliat sampe gak percaya!" ujar Natasya sambil geleng-geleng kepala, Rasya yang mendengar itu mengangguk-anggukan kepala nya antusias.
"Terus?" tanya Rasya menatap Natasya penasaran yang begitu melambung tinggi.
"Nih, lo denger nih!" kata nya sambil menarik pergelangan tangan Rasya dan menyatukan telinga nya ke dinding.
Rasya yang mendengar itu bola mata nya membesar tak percaya, tak menyangka Rasyid akan melakukan hal ini pada nya.
Brengsek! Batin Rasya geram.
Rasya yang mendengar itu menjauhkan kuping nya dan tersenyum miris, lebih tepat nya sinis. "Gue punya rencana," ujar nya tersenyum miring, berusaha menutupi kekecewaan yang sedang ia rasakan.
Natasya yang mendengar itu terkekeh, "suka gue yang kayak gini, jadi rencana apa yang lo maksud?" ujar nya bertanya, seringai gadis itu terlihat.
Rasya membisik kan sesuatu kepada Natasya, setelah itu tawa gadis pemilik kamar tersebut terdengar.
Rasya dan Natasya mulai keluar dari kamar, melangkah bersama menuju resepsionis untuk meminta bantuan. setelah berbincang dan akhir nya di setujui oleh pihak apartemen.
Rasya beserta Natasya keluar dari ruangan dengan pakaian pegawai kebersihan atau OB, setelah itu bersiap menuju kamar nomor 203.
Setelah mempersiapkan semua nya, mereka pun bersiap melancarkan aksi.
Tok tok tok...
Ketukan kedua dan ketiga masih tak kunjung dibuka, kali ini Rasya menggedornya begitu keras, ia sudah tak peduli lagi akan sopan santun yang bisa saja mengganggu pengunjung yang lain.
Lalu muncul gadis dengan tanktop setali, “ada apa ya? Bisa gak jadi orang sopan dikit? Gak ada tata krama nya ya?!” kata nya dengan ngegas, serempak Rasya dan Natasya saling lempar pandangan.
Seolah bertelepati lewat mata, ini orang budek apa gimana? Batin kedua nya.
“kedatangan kami kali ini, ingin membersihkan kamar anda agar selalu nyaman dan rapi.” sahut Natasya tanpa mau berdebat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasya Vs Rasyid [END]
Teen FictionTentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya...
![Rasya Vs Rasyid [END]](https://img.wattpad.com/cover/213730203-64-k453616.jpg)