Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

75. Pertunjukan

5.8K 220 31
                                        

Happy Reading!

Disepanjang koridor siswa-siswi menatap gadis yang memakai gaun putih diatas mata kaki, dengan riasan kalung dan di beri riasan dalam wajah nya. mata mereka tidak berpaling sedetik pun saking terperangah nya.

Dengan tiga gadis disamping nya, hanya gadis itu yang paling menonjol dan paling sederhana baju nya. Bukan nya bagian properti dan penghias berpilih kasih, namun memang kehendak gadis itu.

Rasya dan teman-teman nya berjalan dengan anggun nya serta dagu yang diangkat keatas dan jangan lupakan tatapan datar.

“emang susah kalo orang cantik, pasti ada aja yang iri.” ujar Jessica menggelengkan kepala nya saat mendengar cemoohan salah satu siswi yang menatap mereka tak suka.

“biasalah” jawab Anna tak ambil pusing.

Rasya dengan baju putih diatas mata kaki serta kalung petir berwarna putih mengkilap dan sepatu hak hak tinggi berwarna hitam, mampu membuat yang lain terpukau walaupun wajah nya hanya dirias setipis mungkin. Pesona gadis itu memang susah ditutupi.

Sedangkan Stevani dengan gaun berwarna hitam dengan bagian bawah mekar, serta anting, kalung yang menghiasi tubuh nya dan sepatu hak tinggi.

Tidak berbeda dengan Jessica yang memakai gaun merah muda, namun yang paling mencolok dan menggelikan adalah bagian Anna yang memakai kostum bunga melati berwarna putih.

“pasang muka badak aja an, anggap aja lo lagi di hutan padang sepi. Gak ada orang” pesan Stevani saat melihat Anna yang risih karna diketawakan disepanjang jalan.

“KALO LO SEMUA MASIH KETAWAIN TEMEN GUE, HABIS LO!” teriak Rasya menatap tajam semua orang yang tadi nya tertawa langsung kicep.

Anna pura-pura mengusap ujung kelopak mata nya seolah baru saja menitikkan air mata, “makin sayang sama bunda” ujar nya manja namun tidak di gubris Rasya.

Setelah sampai dibelakang panggung mereka ber-tiga mengambil kertas untuk kembali berlatih, terkecuali Rasya yang anteng-anteng saja duduk dikursi menunggu mereka.

Terdengar suara mc yang mulai pembukaan membuat mereka berhenti, Rasya bangkit dari duduk nya membuat ketiga teman nya langsung menoleh.

“gue cabut dulu, good lucky!” ujar Rasya memberi semangat walaupun dengan raut datar nya.

Mereka tersenyum lebar dan serempak mengacungkan jempol, “makasih bunda cayang” ujar mereka kemudian tertawa geli saat Rasya mendelik tajam.

Rasya pun pergi menuju kursi-kursi penonton, hanya diri nya lah pameran yang duduk dikursi penonton selain para murid yang tidak mengikuti pentas.

“baiklah sebelum kita memulai acara pertunjukan pangeran dan putri, kita akan menyambut ketua yayasan beserta keluarga nya” Rasya yang mendengar tersentak, ia baru mengetahui bahwa mertua nya–ralat mantan mertua nya datang keacara pensi.

Aditama menaiki panggung dan tersenyum lebar, dengan tubuh tegap dan wajah tampan nya ia semakin senang saat melihat menantu nya yang tersenyum kearah nya.

Semua pesan-pesan keluar dari mulut ketua yayasan pemilik SMA PELITA BANGSA, mereka bertepuk tangan dengan meriah saat Aditama mengucap salam sebagai pengakhiran.

“Baiklah, pertunjukan yang paling ditunggu-tunggu. Pangeran dan putri akan segera dimulai!” mc pun menjauh dan naiklah Rasyid dan Aurel.

Mereka semua bertepuk tangan, khusus lagi untuk para perempuan saat pertama kalinya melihat Rasyid berpakaian seperti itu membuat mata mereka sangat berbinar.

Berbeda lagi dengan kaum laki-laki yang tidak sedikit memuji Aurel yang berpakaian putri, namun atensi mereka teralih saat Jessica yang berada disamping Aurel melambaikan tangan kearah Rasya sampai berteriak.

Rasya Vs Rasyid [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang