EKSTRA PART

12.5K 315 51
                                        

SELAMAT MEMBACA❤

“kalau Senja hanya bisa menyapa Langit, maka akan aku pastikan, aku bisa bersatu dengan kamu.”

“MAMAH!” teriak anak kecil dari atas tangga meneriaki sang mamah walaupun sia-sia karna rumah nya yang terlalu besar.

“dek, hati-hati turun nya.” tegur sang kakak dengan baju kaos dan celana selutut dengan rambut basah, rupa nya anak remaja itu baru saja mandi.

“abang, bantu rara turun dong. Susah nih,” keluh anak kecil dengan rambut cokelat dan pakaian seksi nya, anak yang berusia empat tahun itu sibuk merapikan rambut nya yang terlihat berantakan.

“centil,” ejek sang kakak membuat adiknya cemberut, remaja lelaki itu pun menghampiri adik nya dan menggendong menuju mamah mereka.

“mah,” panggil lelaki itu sembari menurunkan sang adik dan menghampiri sang mamah yang sibuk memasak.

“kenapa sayang?” tanya sang ibu lembut, melirik sejenak anak pertama nya kemudian kembali bermasak.

“istirahat ya, udah ada pembantu yang masak makanan buat kita.” lontar nya dengan wajah datar namun perhatian.

Wanita yang sibuk memasak itu pun menyuruh pembantu untuk mengganti posisi nya, ia pun mendekat dan sekilas menatap anak kecil perempuan yang sibuk menjilat-jilat selai cokelat.

“mamah gapapa kok, hobi mamah kan suka masak.” ujar sang mamah, anak nya menatap datar.

“Mamah Rasya, kok rara di cuekin!” teriak anak kecil yang tadi nya menjilat selai cokelat, kini menatap sang mamah yang sibuk dengan kakak nya. Kalau sudah Rara menyebut lengkap nama sang mamah, arti nya Rara ngambek.

Ya, Rasya Mazora Wiliam. Perempuan itu kini sudah menjadi ibu dari tiga anak, dengan umur yang sudah memasuki kepala empat tetap saja terlihat masih remaja.

Rasya bahagia, sangat bahagia dengan keluarga nya. Dikarunia anak tampan dan cantik, serta suami yang sangat penyanyang dan manja membuat nya selalu bersyukur.

“utututu, anak mamah yang seksi dan cantik ini ngambek? Sini sama mamah” Rasya meretangkan tangan nya menunggu rara yang sibuk turun dari kursi kemudian menuju Rasya dengan ikut merentangkan tangan nya.

“YEY! DAPAT PAPAH!” teriak sang papah girang setelah lebih dahulu memeluk Rasya, sedangkan rara kembali cemberut dengan mata berkaca-kaca.

Rasyid Athala Aditama, lelaki yang sangat beruntung telah mendapatkan Rasya. Lelaki yang sangat beruntung memiliki anak yang tampan dan cantik.

Sedangkan remaja lelaki yang berumur 12 tahun itu menggelengkan kepala melihat kelakuan papah nya, Aksara Albara Wiliam. Remaja tampan dengan wajah yang sudah pasti sangat membuat teman-teman dan orang terdekat nya iri, campuran dari Rasya dan Rasyid tidak akan pernah mengecewakan.

Tatapan datar dan jarang tersenyum, serta mata elang dan sikap tenang nya yang dimiliki Aksara. Namun, satu sikap yang membuat orang tua nya bingung. Aksara tidak memiliki sikap bad! Rasya dan Rasyid sempat syok anak nya tidak memiliki sikap badboy seperti itu, sangat bersyukur bahwa Aksara tidak menuruni sikap kedua orang tua nya.

Aksara melangkah mendekati rara yang sudah menangis, memeluk nya dan menenangkan. Abang-able sekali, sedangkan Rasyid tertawa kecil melihat anak terakhir nya menangis, Rasya mendengus dan membalas pelukan Rasyid.

“capek?” tanya Rasya mengusap rahang tegas milik suami nya, Rasyid memejamkan mata nya dan bersembunyi di curuk leher Rasya.

“capek, tapi udah enggak lagi karna ada obat nya.” ujar Rasyid tersenyum lebar, “ngeliat kamu, Aksara, Daren dan rara. Udah jadi obat manjur banget” lanjut Rasyid kembali memeluk Rasya erat.

Rasya Vs Rasyid [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang