Dusk Till Dawn

248 61 14
                                    

"Kau mencariku, Jackson ?" tanya Ashley begitu dia memasuki ruang kerja Jackson di agensi. Posisi tubuh Jackson yang tadinya bersandar lunglai di kursinya langsung terduduk dengan tegap saat melihat Ashley.


"Duduk.... Dari mana saja kau, Ash ? Kondisi agensi sedang kacau dan aku tidak melihatmu sama sekali sejak kemarin...."


"Kan aku sudah bilang padamu. Aku pergi menjenguk keluargaku di Hongkong. Sekaligus aku mengurus pendirian agensi kita di sana. Apa kau lupa ?" jelas Ashley. Dia duduk di depan Jackson sambil menyilangkan salah satu kakinya. Sebelah tangannya di tumpukan di lengan kursi.


"Ada apa Jack? Kau terlihat kacau sekali...." Ashley menunjuk Jackson dengan jari telunjuknya.


"Apa kau sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di sini, Ashley ?" Jackson memajukan tubuhnya dan menatap lurus ke arah Ashley.


"Tidak.... Aku baru saja datang saat asistenmu mengatakan kalau kau ingin bertemu denganku...."


"Kau sama sekali tidak memeriksa ponselmu ?"


Ashley kembali menggeleng. "Aku sibuk dengan audisi untuk agensi baru kita di Hongkong. Aku bahkan tidak punya waktu untuk sekedar mengisi perut. Mana bisa aku mengutak-atik ponselku untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di Seoul sini..." sengit Ashley.


Jackson membuang napas keras. Dia kemudian mengambil map warna hitam dengan logo agensinya lalu menyerahkan map itu pasa Ashley.


"Kau baca ini...." ucap Jackson saat menyorongkan map hitam itu ke depan Ashley. Wanita itu mengambil map tersebut, membuka lalu membacanya. Di tempat duduknya, Jackson mengamati perubahan ekspresi Ashley saat membaca isi map yang berupa print out dari berita-berita soal Faith.


Kedua alis Ashley terangkat. Dia menatap ke arah Jackson.


"Ini serius ? Trainee kesayanganmu itu ternyata adalah putri dari Eunhyuk Super Junior ? Dan apa kau tahu soal ini sebelumnya, Jack ? Kenapa kau tidak memberi tahuku sebelumnya ?" cecar Ashley. Dia menutup map yang sedang dia baca lalu mengembalikannya kepada Jackson.


"Kalau aku memberitahu hal itu padamu, kau pasti tidak akan memperlakukan Faith seperti perlakuanmu padanya sekarang kan, Ashley ?"


"Maksudmu apa, Jack ?" tukas Ashley tidak suka dengan nada bicara Jackson padanya.


"Kalau sebelumnya kau tahu Faith itu putri dari Eunhyuk Hyung, kau pasti akan mendekatinya seperti yang kau lakukan pada trainee-trainee dari keluarga chaebol yang lain kan ?"


"Aku melakukannya untuk agensi kita juga, Jackson !!!! Aku sama sekali tidak merugikanmu !!!!" potong Ashley geram. Dia merubah posisi duduknya menjadi sama dengan Jackson. "Sejak awal dia masuk ke agensi ini, aku sudah merasakan ada yang aneh dengannya. See, sekarang dia menimbulkan kekacauan yang mungkin akan mencoreng citra agensi. Kau yang menerima dia di sini, kau yang harus membereskan kekacauan yang dia timbulkan...." sambung Ashley.


Jackson mendengus. "Tentu saja, Ash..... Aku selalu bertanggung jawab dengan apa yang aku perbuat...." Jackson menyorongkan map yang lain ke depan tubuh Ashley.


"Apa ini ?" Tanya Ashley. Salah satu alisnya menukik ke atas.


"Tim legal dari EM menemukan jurnalis yang pertama kali mengunggah berita soal Faith. Tim legal EM sudah menemui jurnalis tersebut. Menurut pengakuannya, dia mendapatkan email dari akun anonim yang memberikan informasi soal Faith. Termasuk screen shoot percakapan antara akun anonim tersebut dengan beberapa teman sekolah Faith. Mereka membenarkan bahwa Faith adalah putri dari Eunhyuk Super Junior. Bukan hanya itu, saat ditelusuri, IP address dari email akun anonim itu berasal dari sebuah PC yang lokasinya di Hongkong. Pada saat yang sama, kau juga berada di sana, Ashley...."


MelodyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang