Siwon sudah tiba di tempat pertemuannya dengan Ashley. Di tepi sungai Han, di bawah jalan layang yang melintas di atasnya. Bukan hanya sekali Siwon bertemu dengan Ashley di tempat ini. Diam-diam, tanpa sepengetahuan member yang lain, Siwon pernah mengancam Ashley di tempat ini. Diawali dengan kecurigaan Siwon saat mendengar Kyuhyun bercerita soal Ashley yang terus-menerus menyindir Faith saat sesi latihannya dengan Doyoung. Siwon langsung bertindak. Dengan caranya sendiri, dia membuat Ashley berbalik menjadi sekutunya.
"Ada apa Ash ?" tanya Siwon dari balik jendela mobilnya. Baik Siwon maupun Ashley tidak turun dari mobil. Mereka berdua sengaja tetap berada di dalam mobil saat bertukar informasi. Lebih banyak Ashley yang memberikan informasi kepada Siwon. Siwon dan Ashley juga sengaja mengganti mobil yang mereka gunakan setiap kali akan bertemu di tempat itu.
Ashley menyerahkan sesuatu di dalam amplop cokelat pada Siwon.
"Salah satu trainee datang padaku tadi. Dia teman sekamar Faith. Dia menceritakan sesuatu yang sangat penting padaku. Kau pasti tidak akan percaya. Kalian tidak hanya berurusan soal identitas Faith yang dipublikasikan tanpa ijin ke publik, tapi juga soal kecelakaan mobil itu." Ashley mulai bercerita.
"Kecelakaan mobil Faith ? Apa Chunghao juga pelakunya ?"
Ashley menggelengkan kepalanya.
"Di dalam amplop itu ada rekaman yang diambil oleh trainee agensiku. Dia awalnya akan dimanfaatkan oleh Siena, tapi aku lebih dahulu mencegahnya. Dia pernah datang mengadu padaku dengan membawa foto-foto yang diambil oleh Siena."
Siwon mengernyit. Dia membuka amplop cokelat yang diberikan oleh Ashley dan menumpahkan isinya ke atas pangkuannya. Ada sebuah ponsel yang menyala di sana. Tangannya bergerak menggulir layar dengan cepat mencari aplikasi perekam suara. Hanya ada satu file yang baru di simpan di sana. Siwon segera menekan ikon play.
"Appa memblokir rekeningku setelah tahu aku mengirimkan sejumlah uang untuk si Chung Hao itu. Sialan si Chung Hao itu. Padahal dia sudah kusuruh untuk bersembunyi dengan baik. Malah ketahuan."
"Aku kan sudah memintamu untuk mencari orang yang lebih berpengalaman, eonni."
"Ini karena kau gagal memancing temannya si Faith itu. Coba kalau kau bisa membuat temannya itu mau membocorkan identitas Faith ke publik, aku tidak perlu menyewa Chunghao."
"Nami terlalu penakut. Setelah ditemui oleh Direktur Ashley, dia malah mundur. Payah sekali dia...."
"Mau bagaimana lagi ? Si Chunghao itu mengetahui rahasiaku. Apa kau mau kakakmu ini gagal menjadi Miss Korea gara-gara ketahuan pernah membully orang saat di SMA dulu ? Aku tidak mau semua kerja kerasku selama ini gagal. Sepanjang tahun menjadi pekerja sosial di Panti Jompo itu sama sekali tidak menyenangkan, Siena."
"Itu masalahmu, eonni. Bukan masalahku."
"Mwoo !?!!! Bukan masalahmu kau bilang ? Kau yang lebih dulu datang kepadaku dan mengeluh karena kau iri dengan si Faith itu. Kau yang memintaku mencari orang untuk membuntutinya."
"Jangan sok suci begitu, eonni. Kau juga menyetujui permintaanku karena kau dendam padanya kan ? Ingat, kau yang memberitahu soal siapa Faith yang sebenarnya padaku."
"Aku hanya minta kau untuk menggagalkan debutnya si Faith tolol itu !!! Bukan untuk mencelakainya, Park Siena !!!!"
"Sudahlah eonni. Aku malas membahasnya. Yang penting sekarang Faith sudah tidak bisa meneruskan karirnya menjadi idol. Dia juga buta karena kecelakaan itu. Seandainya Chunghao buka mulutpun, yang akan dipermasalahkan hanyalah soal identitas Faith yang bocor ke publik. Tidak akan ada yang membahas soal kecelakaan itu. Hanya aku dan eonni yang tahu soal kecelakaan itu. Jadi, lebih baik kita berdua bekerja sama untuk menghilangkan jejak dan menyuap saksi mata kalau kita berdua ingin selamat. Dan satu lagi, ini terakhir kali eonni menemuiku di agensi."
Siwon menatap Ashley begitu rekaman selesai diputar.
"Kau tidak sedang bercanda kan Ashley ?"
"Sama sekali tidak, Choi Siwon-ssi. Kau harus mengakui, kali ini ada yang kau lewatkan. Siena tidak bergerak sendirian. Ada orang lain yang membantunya. Chunghao tidak hanya menerima dana dari rekening Siena, tapi juga dari orang lain. Dan orang itu sepertinya menyimpan dendam pada Faith. Entah apa yang dilakukan oleh keponakanmu itu di masa lalu."
Siwon memijat ujung tulang hidungnya. Penyelidikannya tentang Chunghao memang membawanya pada fakta bahwa ada aliran dana dari rekening salah satu artis di agensi Jackson untuk Chunghao satu hari sebelum dan sesudah berita Faith terpublikasi di media. Ashley benar. Siwon melewatkan sesuatu. Dia hanya berfokus pada waktu berita soal Faith dipublikasi. Dia tidak menyelidiki aliran dana yang lain selain pada tanggal-tanggal itu. Itu sebabnya dia tidak mengetahui ada pelaku lain selain Siena.
"Kau harus memeriksa data transaksi keuangan Chunghao sekali lagi, Siwon-ssi. Dari rekaman dia mengakui bahwa rekeningnya diblokir setelah mengirimkan dana untuk Chunghao kan ? Berarti informasi rekeningnya ada di data transaksi milik Chunghao. Kau harus mundur sampai enam bulan sebelum kejadian ini. Mungkin saja kau hisa menemukan informasi yang berharga di sana." ucap Ashley.
Siwon segera menghubungi orang kepercayaannya. Memerintahkan untuk memeriksa kembali data transaksi keuangan milik Chunghao sampai enam bulan ke belakang.
"Aku ingin datanya di mejaku besok pagi. Mengerti ?"
Setelah orang kepercayaannya menjawab bahwa dia sangat mengerti dengan perintah Siwon barulah Siwon mengakhiri panggilan suaranya itu.
"Jadi, apa kalian sudah memutuskan apa yang akan kalian lakukan pada Siena ? Dia bukan orang sembarangan. Orang tuanya adalah salah satu investor di agensi milik Jackson." tanya Ashley setelah Siwon selesai berbicara di telepon.
"Besok kami akan menemui Jackson untuk membicarakan hal ini. Kami pikir, Jackson juga perlu tahu soal fakta-fakta ini."
"Aku pikir juga begitu lebih baik. Aku sama sekali tidak enak bertindak diam-diam di belakang Jackson seperti ini. Aku tahu bagaimana keras usahanya untuk mendirikan agensi ini."
"Kami akan berusaha meminimalisir dampak pada agensi Jackson. Ini juga termasuk yang kujanjikan padamu dulu kan ? Aku tidak akan membuat kalian kehilangan pekerjaan. Kau dan Jackson. Juga para trainee di sana."
"Terima kasih, Choi Siwon-ssi. Senang berbisnis denganmu." ucap Ashley sebelum menyalakan kembali mesin mobilnya kemudian berkendara melewati mobil Siwon.
Siwon meletakkan amplop cokelat yang berisi ponsel di kursi kosong di samping kemudi. Dia keluar dari mobil dan berjalan pelan sampai ke bagian depan mobil.
Dia berdiri menatap langit Seoul yang gelap sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.
"Ternyata tidak hanya Hyukjae. Aku juga benar-benar ingin mabuk malam ini...." gumam Siwon pelan. Tapi dia tidak melakukannya. Dia justru kembali masuk ke mobil lalu menyalakan mesinnya. Setelah memasukkan alamat ke dalam gps, dia memulai perjalanannya malam itu.
Siwon tidak pulang. Dia mengunjungi makam Joyfull dan dia tetap di sana sampai matahari terbit. Saat semburat jingga muncul di ufuk timur, barulah Siwon beranjak dari sana.
"Kau tidak akan membenciku setelah ini kan, Joy-ah? Aku hanya melakukan apa yang kau minta dariku dulu untuk menjaga dan melindungi keluargamu" ucap Siwon sebelum meninggalkan makam Joyfull.
(TBC)
Triple loohhh !!!!!
Baik banget aku hari ini
KAMU SEDANG MEMBACA
Melody
FanfictionHe lost his joy His daughter lost her faith But they are forget that love is a melody Highest rank : #1 in Eunhyuk 18 April 2022 #1 in Hyukjae 30 November 2023 #2 in suju 31 Desember 2024 #1 in suju 07 Januari 2025
