~Double Up~
Jam sudah menunjukkan pukul 02:00 dini hari, terlihat jaemin yang sedang menunggu kedatangan Riku, sedangkan renjun sudah siap untuk kembali ke kereta kuda bersama hwall dan bomin yang sudah ada didalam kamar mereka.
"Tuan muda. Ini saya." Bisik Riku dari pintu.
Jaemin mendengarnya lantas diapun menatap ketiganya.
"Pangeran yakin saya tak perlu ikut?"
"Tidak, kau harus pastikan tak ada yang tertinggal dan membawa renjun, Eunseok dan hwall ke kereta kuda kembali lalu menyuruh para pengawal yang lain membuat para penjaga di depan pintu tidak sadarkan diri, saya akan segera menyusul."
"Baiklah." Ucap bomin mengerti.
*Tolong berjanji untuk tetap kembali dalam keadaan baik yang mulia." Ucap renjun cemas dan jaemin hanya menganggukkan kepalanya lalu keluar dan mereka bertiga dapat mendengar suara tapak menjauh. Lalu bomin pun membuka pintu secara perlahan, bersyukurnya karena kamar mereka tak jauh dari tempat kereta kuda parkir dan lagi bomin sudah mengatakan rencananya pada semua pengawal dan semuanya sudah bersiap.
Bomin keluar lebih dulu dan mengamati sekitar yang aman lalu memberikan kode pada renjun dan hwall untuk keluar, keduanya lantas keluar bahkan renjun juga sudah memastikan kalau Eunseok yang berada didalam gendongannya tak terbangun dan tetap tidur dengan nyenyak. Lalu keduanya keluar, dan bomin langsung melihat kondisi karena sekarang keduanya, ah salah ketiganya adalah tanggung jawabnya.
Bomin dan juga ketiganya sampai di kereta kuda dengan selamat tanpa ada kecurigaan oleh para pengawal yang berjaga dan berkeliaran. Bomin membukakan kereta kuda milik jaemin dan renjunpun masuk dengan Eunseok kedalam.
"Bisakah hwall menemaniku?" Bomin menatap Renjun dan akhirnya diapun menyuruh hwall ikut masuk, untungnya kereta kuda jaemin cukup luas, jadi ada space untuk hwall duduk. Setelah hwall masuk, bomin lantas menutup pintunya.
Di dalam kereta kuda jaemin.
"Gege tenanglah, jika kau tidak tenang mungkin Eunseok juga bisa merasakannya. Kau kan tahu, anak kecil sangat sensitif ge." Ucap hwall.
*Aku benar-benar takut kalau sampai pangeran kenapa-napa hwall."
"Gege tenang saja. Pangeran jaemin terkenal tak akan lumpuh oleh apapun, jadi kau bisa percaya sepenuhnya padanya." Ucap hwall.
"Apa kau yakin?"
"Hmm, sekarang tenanglah." Ucap hwall dan renjun hanya menganggukkan kepalanya.
Sementara itu di.luar, terlihat bomin yang memastikan semuanya baik-baik saja dan tak ada yang akan menghambat proses kabur mereka. Tak lama bomin melihat beberapa pengawal kembali dan membungkuk.
"Bagaimana?"
"Para pengawal itu sudah tidur dengan nyenyak karena racikan obat tidur dari perawat Huang."
"Bagus, kalian bersiap-siap, setelah pangeran masuk ke kereta kuda kita akan langsung pergi."
"Baik." Ucap pengawal itu lalu menaiki kuda yang mengelilingi keempat kereta kuda berbeda fungsi itu, hanya tinggal satu kuda yang tak ada penunggangnya karena bomin masih setia berdiri dengan cemas menunggu pangeran yang sudah dia layani selama ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
"Prince J" (jaemren)
FanfictionNakamoto Renjun adalah putera kedua kaisar Nakamoto Yuta dan Huang (Dong) Winwin yang melarikan diri karena tidak mau menikah dengan keluarga dari dinasti Ming, renjun melarikan diri dan menjadi perawat untuk ratu dari Joseon, dia berhasil terpilih...
