Jaehyun akhirnya pamit untuk kembali ke Joseon dan dia juga rombongan langsung menaiki kuda itu lalu pergi menaiki kuda mereka masing-masing.
Yuta akhirnya masuk kedalam untuk menemui sang istri yang memang tidak dalam keadaan sehat di dalam kamar mereka. Yuto hanya bisa menatap kepergian jaehyun dan rombongan dengan perasaan bingung dan penasaran mengenai janji keduanya.
Di dalam kamar yuwin.
Yuta membuka pintu kamar mereka dan mendapatkan tatapan bingung dari winwin. Yuta lantas mendekat dan duduk disebelah sang istri.
"Ada apa oniichan? Siapa yang datang berkunjung?"
"Raja Na dari Joseon."
"Ada apa oniichan? Kenapa raja Na berkunjung? Apa dengan ratu Na juga?"
"Anio, hanya raja Na sendiri."
"Apa yang menjadi penyebab raja Na datang berkunjung kemari oniichan?" Ucap winwin penasaran.
"Raja Na meminta untuk menepati janjinya saat itu."
"Lalu oniichan mengatakan apa?"
"Aku tidak menanggapi hal itu sama sekali, hanya saja raja Na mengajukan sebuah keuntungan."
"Keuntungan?"
"Ya, raja Na tahu kalau renjun melarikan diri dan kita tak tahu keberadaan putera kita ada dimana winwin, dia mengatakan kalau dia berhasil menemukan putera kita lebih dulu maka kita harus setuju untuk menjodohkan renjun dan pangeran jaemin. Juga membatalkan pernikahan putera mahkota Lai dan dia juga akan membantu."
"Lalu kau katakan apa oniichan?"
"Aku meminta waktu padanya untuk memikirkan semua ini." Winwin lantas menggenggam kedua tangan suaminya itu.
"Oniichan, coba pikirkan, mungkin saja Renjun melarikan diri atas pernikahannya saat ini karena memang sejak awal takdirnya bukan untuk putera mahkota Lai."
"Apa kau merasa seperti itu juga istriku?"
"Aku ibunya oniichan, aku tahu kalau anakku tak akan melakukan hal ini jika semuanya sesuai dengan apa yang dia rasakan."
"Apa kau yakin kalau pangeran jaemin yang terbaik untuk putera kita?" Ucap yuta.
"Aku tidak bisa mengatakan aku yakin saat ini oniichhan, tapi jika takdir berkata demikian, aku akan melakukannya dan oniichan harus berjanji untuk melakukannya demi kebaikan anak kita." Dan yuta hanya bisa menghela nafas berat sembari menganggukkan kepalanya.
Sementara itu, di istana Joseon terlihat jaemin yang berjalan-jalan di taman belakang istana itu bersama dengan renjun juga bomin yang menemani keduanya.
"Renjun?" Sang empu hanya menatapnya dan menunggu perkataan selanjutnya dari pangeran itu. Tapi jaemin tak mengatakan apapun dan diapun berhenti yang mana membuat Renjun dan bomin sontak ikut menghentikan langkah mereka. Lalu jaemin pun berbalik.
"Bomin, bisa kau meninggalkan kami berdua. Saya ingin bicara empat mata Dengan pangeran Nakamoto."
"Tapi pangeran? Kondisi pangeran."
"Saya tidak akan kenapa-napa. Pergilah." Perintah jaemin, dan bominpun membungkuk lalu meninggalkan keduanya. Renjun hanya menatap bingung pada jaemin saat ini. Apa pembicaraan yang ingin dibicarakan olehnya sampai bomin saja harus pergi seperti ini.
"Berjalanlah di sampingku pangeran Nakamoto, biar bagaimanapun kau tak pantas berada di belakangku sekali pun istriku, kau tak berhak ada di belakangku." Datar jaemin dan renjunpun langsung berdiri disebelah jaemin. Lalu jaemin berjalan pelan diikuti oleh renjun yang mulai menyamakan langkah kakinya dan jaemin yang memiliki langkah kaki cukup lebar itu.
"Ada apa pangeran? Kau sangat aneh sekali." Bingung renjun. Jaemin lantas menghentikan kembali langkanya membuat Renjun ikut berhenti dan menatap penuh rasa penasaran pada pangeran Joseon itu.
"Apa kau akan keberatan jika aku mengatakan, kalau aku jatuh cinta padamu?" Renjun yang mendengarnya membulatkan matanya lucu. Jaemin yang melihatnya tersenyum karena ekspresi pangeran negeri sakura itu benar-benar sangat menggemaskan sekali.
Tapi belum sempat renjun menjawab, kegiatan keduanya di ganggu oleh sungchan yang tiba-tiba muncul.
"Hyung? Bagaimana keadaanmu?"
😘😘😘
KAMU SEDANG MEMBACA
"Prince J" (jaemren)
Fiksi PenggemarNakamoto Renjun adalah putera kedua kaisar Nakamoto Yuta dan Huang (Dong) Winwin yang melarikan diri karena tidak mau menikah dengan keluarga dari dinasti Ming, renjun melarikan diri dan menjadi perawat untuk ratu dari Joseon, dia berhasil terpilih...
