Taeyong menghampiri sang suami di ruangan kepemimpinan, diapun lantas duduk disebelah suaminya dan menyandarkan kepalanya pada bahu lebar suaminya itu. Jaehyun lantas memeluk pinggang istrinya agar istrinya tetap nyaman bersandar padanya.
"Ada apa sayang? Sudah melihat keadaan jaemin?" Ucap jaehyun.
"Hmm, aku rasa jaemin bertahan hidup bukan karena kita."
"Maksudmu apa sayang?"
"Ada hal lain yang membuat jaemin bertahan sekuat tenaga, melihat usahanya bertahan hidup sebelumnya, aku ingin membuat keinginan yang tak bisa dia ucapkan menjadi kenyataan suamiku."
"Apa maksudmu?"
"Ayo berkunjung ke negeri sakura."
"Tiba-tiba? Untuk apa kita kesana sayang?"
"Untuk melamar anak kedua dari kaisar Nakamoto Yuta dan Nakamoto Winwin."
"Kita tak bisa memperkeruh suasana sayang, mereka semua tidak tahu kalau pangeran Nakamoto ada disini bahkan menyamar untuk melarikan diri."
"Aku melakukan ini untuk anakku. Jika ini akan menjadi kebahagiaannya, maka akan aku lakukan walaupun nyawa adalah taruhannya." Ucap taeyong.
"Kita jangan gegabah sayang, aku sangat mengenal kaisar Nakamoto, dia tak akan pandang bulu pada siapapun. Bahkan padaku." Ucap jaehyun.
"Aku hanya ingin anak kita bahagia jae." Ucap taeyong pada suaminya.
"Apapun keinginanmu, kita tidak bisa gegabah sayang, apapun takdir pada akhirnya, biarlah menjadi skenario dari Tuhan, kita hanya perlu menjalaninya saja sayang."
"Aku hanya tak mau skenario Tuhan membuat anak kita kembali terluka suamiku."
"Percaya padaku, tak ada yang akan terluka sayang." Ucap jaehyun sembari menggenggam tangan istrinya itu. Dan taeyong hanya mengangguk kepalanya dan berharap hanya hal baik yang akan terjadi pada semua anaknya.
Di kamar Mark.
"Suamiku?" Mark lantas melihat Jung woo yang datang dan membawa kan sesuatu didalam gelas lalu meletakkan diatas meja tempat dia sedang melihat pekerjaannya.
"Apa ini istriku?" Bingung Mark.
"Itu adalah ramuan herbal yang bagus untuk tubuh. Kau kelelahan beberapa hari ini karena harus bergantian dalam mengurus pekerjaan pangeran jaemin bersama pangeran jeno." Ucap Jung woo sedikit cemas pada kesehatan suaminya.
"Terimakasih sayang." Ucap Mark tersenyum dan Jung woo langsung menunduk dengan wajah merona karena panggilan dari Mark padanya. Mark yang melihat reaksi istrinya itu benar-benar sangat gemas pada sang istri lalu diapun menarik Jung woo hingga sang empu berada di pangkuannya membuat jung woo membulatkan matanya lucu.
"Putera mahkota?" Kagetnya.
"Istriku benar-benar terlihat sangat menggemaskan." Ucap Mark tersenyum lalu diapun merapikan anakan rambut istrinya.
"Putera mahkota." Ucap Jung woo menunduk dengan wajah yang sudah Semerah tomat saking malunya pada suaminya itu. Mark tersenyum dan diapun mengangkat dagu Jung woo agar sang istri menatapnya.
Cup.
Jung woo membulatkan matanya kaget dan itu benar-benar sangat menggemaskan bagi Mark, hingga sang empu kembali mendekatkan wajahnya pada istrinya itu dan menutup matanya lalu dua benda kenyal beda pemilik itupun menyatu Jung woo juga sudah menutup matanya dan menikmati ciuman dengan Mark untuk pertama kalinya setelah hampir sebulan mereka menikah.
Dikamar siyu.
Sion melihat sang istri yang asyik dengan tugas sekolahnya dan diapun naik keatas tempat tidur dimana sang istri memang lebih memilih mengerjakan pr nya di atas tempat tidur.
Sion pun mengelus kepala istrinya yang fokus belajar itu, hingga Yushi menatap bingung suaminya itu.
"Ada apa hyung? Apa kau butuh sesuatu?" Ucap Yushi mendongak.
Sion tersenyum lalu diapun mendekatkan wajahnya pada sang istri membuat Yushi memejamkan matanya seketika. Sion yang melihat reaksi istrinya itu hanya tersenyun.
"Apa yang kau pikirkan istriku?" Ucap sion dan yushipun membuka matanya dan malu dengan pikirannya sendiri bahkan wajahnya sudah memerah seperti tomat.
"Tidak ad—"
Cup.
"Aku tahu itu yang kau pikirkan istriku." Yushi menunduk karena tindakan mendadak sion padanya. Sion yang melihat Yushi malu seperti itu benar-benar sangat gemas padanya lalu diapun memeluknya dan menciumi semua bagian wajah istrinya itu dengan Yushi yang tertawa bahagia karena kelakuan sion itu. Setidaknya sion bisa tenang karena Yushi tidak seperti sebelumnya. Karena dia hanya ingin Yushi tetap bahagia dan baik-baik saja. Hanya itu.
😘😘😘
Triple update nih reader-nim😁
KAMU SEDANG MEMBACA
"Prince J" (jaemren)
FanfictionNakamoto Renjun adalah putera kedua kaisar Nakamoto Yuta dan Huang (Dong) Winwin yang melarikan diri karena tidak mau menikah dengan keluarga dari dinasti Ming, renjun melarikan diri dan menjadi perawat untuk ratu dari Joseon, dia berhasil terpilih...
