Jaemin yang hanya boleh berada didalam kamarnya benar-benar sangat bosan sekali. Hingga pintu kamar kembali terbuka dan jaemin yang berharap itu adalah renjun, malah merasa kecewa karena yang datang adalah tabib Kim.
"Selamat siang pangeran, bagaimana keadaan pangeran?"
"Sudah lebih baik."
"Apa luka pada bagian perut pangeran masih nyeri?"
"Untuk saat ini tidak."
"sebentar lagi pelayan Hwang akan datang untuk membawakan makan siang dan saya akan membuatkan obat yang akan membantu pangeran untuk segera sembuh"
"Baiklah."
"Apa ada yang pangeran butuhkan lagi?"
"Tidak."
"Baiklah saya permisi." Ucap Doyoung lalu membungkuk dan akan keluar.
"Tunggu." Doyoung lantas menghentikan langkahnya dan berbalik untuk melihat pangeran negeri Joseon itu
"Dimana pangeran Nakamoto?"
"Pangeran Nakamoto sedang istirahat di kamarnya pangeran. Selama seminggu ini pangeran Nakamoto tidak cukup istirahat dan tadi dia juga meminum ramuan herbal racikannya sendiri dan saya juga sudah mengecek keadaannya, pangeran Nakamoto sedikit demam jadi sedang tidur dikamarnya." Ucap Doyoung.
"Apa parah?" Cemas jaemin yang tidak bisa dia sembunyikan sama sekali.
"Tidak pangeran, pangeran Nakamoto akan membaik setelah cukup istirahat, apa ada lagi pangeran?"
"Tidak, pergilah." Ucap jaemin lalu Doyoung pun membungkuk dan keluar dari dalam kamar jaemin.
Tak lama setelah itu, jaemin pun turun dari tempat tidurnya dan diapun berdiri lalu berjalan secara perlahan dan membuka pintu.
Ceklek.
"Pangeran? Kau mau kemana?!" Kaget bomin.
"Saya mau ke kamar perawat Huang."
"Saya antar pangeran." Ucap bomin.
"Tak perlu. Hanya ada disebelah." Ucap jaemin datar lalu diapun berjalan menuju kamar renjun.
Tok...tok...tok...
Jaemin mengetuk pintu tapi tak direspon sama sekali dari dalam dan diapun langsung membuka pintu kamar renjun lalu masuk kedalam setelahnya menutup kembali pintu kamar itu. Jaemin dapat melihat renjun yang tidur dengan keringat yang banyak, jaemin lantas mendekat dan diapun duduk disebelah renjun. Diapun menghapus sedikit keringat di dahi renjun yang memang terasa hangat di tangannya. Jaemin benar-benar merasa bersalah saat ini karena dia lah renjun jadi tak istirahat dengan cukup.
"Maafkan aku " Ucap jaemin pelan.
"Mama...mama..." Racau renjun sembari menggelengkan kepalanya tidak tenang. Jaemin mengusap kepala renjun agar dia tenang saat ini. Disaat bersamaan renjun membuka matanya secara perlahan. Jaemin tersenyum melihatnya dan diapun mengelus pipi chubby renjun.
"Kau aman disini. Aku akan tetap disini" Ucap jaemin. Renjun hanya menatapnya dan diapun memegang tangan jaemin yang berada di pipi chubby nya itu dan menutup matanya kembali. Jaemin hanya membiarkan dan menatapnya dengan tatapan penuh cinta.
At. Kediaman bangsawan Seo.
Haechan dan jeno saat ini tengah berada di halaman belakang kediaman keluarga seo itu, mereka tengah duduk bersebelahan di ayunan.
"Haechan?" Sang empu lantas melihat pada calon suaminya itu.
"Aku mendapatkan surat dari pangeran Nakamoto samuel."
"Hyung juga?!" Kagetnya.
"Juga?" Bingung jeno.
"Aku juga mendapatkannya Hyung, aku bingung dan memikirkannya selama seminggu belakangan ini. Ingin mengajak Hyung bertemu, aku sadar Hyung sangat sibuk."
"Jadi apa tanggapan mu?"
"Aku ingin membantu sahabatku Hyung, lagian aku tidak mau sahabatku berakhir dengan putera mahkota yang brengsek itu, tapi aku sadar kalau acara pernikahan itu bukan hanya milikku."Ucap Haechan menunduk. Jeno tersenyum kecil dan diapun menggenggam sebelah tangan Haechan, membuat sang empu menatapnya.
"Kalau begitu, aku akan membalas surat itu segera dan membantu rencana mereka. Karena aku ingin membuatmu senang, juga membantu orang lain"
"Benarkah pangeran?"
"Hmm." Angguk jeno dan haechanpun langsung memeluk jeno dengan ucapan terimakasih sedangkan jeno hanya membalas pelukan Haechan dengan senyum yang tak bisa dia lunturkan dari wajahnya sama sekali.
😘😘😘
Double up reader-nim😁
Maaf kemarin sempat gak up ya🙏
Selamat menikmati😁
KAMU SEDANG MEMBACA
"Prince J" (jaemren)
FanficNakamoto Renjun adalah putera kedua kaisar Nakamoto Yuta dan Huang (Dong) Winwin yang melarikan diri karena tidak mau menikah dengan keluarga dari dinasti Ming, renjun melarikan diri dan menjadi perawat untuk ratu dari Joseon, dia berhasil terpilih...
