*KARYA INI DI BUAT UNTUK DI NIKMATI*
*BUKAN UNTUK DI PLAGIASI*
2019 - Hari ini
#1 hope 12.09.2021
#1 hope 09.02.2022
#1 ingin 01.11.2021
#1 Alvin 07.01.2022
#1 Hyunjin 10.02.2022
#1 Masalah 24.02.2022
# 3 alone 08.12.2024
# 4 sick 18.11.2024
# 1 al...
Mobil berjenis Mazda CX-3 Kuro warna Machine Grey Metallic yang di kendarai oleh Reval baru saja berhenti terpakir di bastmen Mall, tangan itu masih bergetar mematikan mesin mobilnya mengambil kuncinya menghembuskan nafasnya kasar memejamkan matanya menyenderkan punggungnya kebelakang.
Mencari ketenangan yang mustahil Reval dapat saat ini, mata itu kembali menatap kearah senjata api yang ia bawa masih tersimpan di sebelahnya, tangannya dengan cepat membuka dasboard mobil menyimpannya disana dan kembali menutupnya rapat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Reval berjalan tertatih menutup semua bagian badan pada dirinya agar orang lain tidak melihat dan mengenalinya. Penglihatannya selalu waspada pada sekitar meskipun tidak dapat memungkinkan bahwa bawahan sang Mamah akan menemuinya disini dan Mall ini jauh dari rumahnya.
Ia memilih banyak kebutuhan serta makanan instan untuk bertahan hidup tidak akan keluar berkeliaran, setidaknya satu minggu ini waktu yang rawan bertemu sang Mamah yang akan mencarinya.
Berkeliling dengan kaki kiri yang sakit dapat Reval rasakan darah terus merembes kedalam sepatunya, tangannya masih terasa perih pelepuh akibat kuah soto, keadaan badannya jangan di tanya semuanya sakit ia meringis nafas yang keluar dari hidungnya terasa hangat. Reval pastikan malam ini tubuhnya akan terserang deman.
Reval menuju rak obat-obatan mengambil beberapa obat penurun panas, salep memar untuk bagian tubuhnya, perban serta obat merah untuk luka di kakinya.
Trolli belanjaan sudah terisi penuh dengan kebutuhan untuknya cukup agar tidak keluar satu minggu dan berkahir dengan bertemu kembali sang Mamah maupun orang-orang yang mencarinya nanti.
Sampainya di kasir memakan waktu yang lama karena belanjaan yang banyak, Reval mencoba untuk tenang dari tubuhnya yang terus tegang melihat sekitar pusat perbelanjaan memang tidak terllau ramai sedikit akan membuat Reval mecolok terlihat bila seperti ini.
Tubuhnya memililki respon menegang membuat jantungnya kembali berdegup kencang tak terkontrol ketika melihat orang berjas. Reval menboa untuk menghembuskan nafasnya pelan tenang meyakinkan pada dirinya bahwa bawahan sang Mamah tak akan menemukannya saat ini disituasi seperti ini.
"Semuanya jadi satu juta lima ratus" ucap kasir tersebut tersenyum pada Reval ramah.
Reval memberikan black cardnya dengan tangan kiri, kasir itu sempat tertegun kembali menatap kearah Reval tak percaya.
"Maaf mbak pake tangan kiri" ucap Reval.
"Iya, enggakpapa ka"
Selesai dengan pembayarannya di sana Reval kembali mendorong trolli belanjaan menuju parkiran dimana tempat mobilnya berada, cukup memakan waktu apalagi dengan keadaan tubuhnya yang sudah lelah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.