Zafar masih dengan suasana hati yang sangat marah setelah kejadian kemarin menimpa cucunya Alvin, kebahagiaan yang dirasakan diawal itu tidak selamanya terasa sampai akhir. Ini adalah sebuah penghinaan bagi Zafar seorang jalang yang tak memiliki harga diri melakukan kekerasan pada cucunya, dengan dirinya masih ada disana serta penjagaan yang ketat namun masih terus kecolongan.
Di perjalanan untuk pulang dari rumah Lisa setelah melihat Alvin lebih tenang dan nyaman, handpone nya tak henti terus menelpon bawahannya untuk menyelidiki apa yang direncakan oleh jalang itu.
Sesekali suara itu terdengar meninggi menyentak serta umpatan yang tak henti terus keluar kepada lawan bicaranya di telepone, Lingga yang berada di satu mobil yang sama hanya bisa diam bila Bapaknya seperti ini apa yang bisa dia buat jujur saja suasana dingin terasa di dalam mobil ia juga ada rasa takut.
Wajah itu memang sudah berkeriput memperlihatkan bahwa ia sudah menjalani berbagai situasi dalam menjalani hidup didunia ini, namun wibawa dan ketegasannya tak pudar dari wajah keriput itu ditambah wajah yang merah menahan amarah yang membara dengan tatapan tajam itu akan membuat orang lain takut.
Mobil yang dikendarai sudah sampai di mension Langga terlebih dahulu keluar dari mobil niatnya ingin bmembukakan pintu untuk sang Bapak, tapi Zafar langsung bergegas keluar membukakan pintunya sendiri dan menutupnya dengan kasar berjalan meninggalkan mobil dengan tergesa amarah menguasainya.
"Di tahun 2023 pada bulan Februari mereka mendatatangani kontrak dengan jasa keamanan atasa nama Dian, namun kontrak itu tidak lama hanya sampai April karena sebagian dari orang yang di kontrak olehnya melanggar peraturan yang telah di terapkan di jasa keamanan itu sendiri"
Kini ruangan kerjanya sudah terdapat Adam asisten kepercayaannya dalam menyelidiki perempuan jalang itu, serta Langga dan Lingga yang duduk di sampingnya untuk mendengarkan apa yang di rencakan perempuan jalang yang beraninya kepada keluarga Bramasta.
Dengan tatapan yang tajam menusuk raut wajah yang tegas mendengar apa yang di ucapkan Adam, tangannya terus mengetuk meja menyampaikan kegelisahannya.
"Berapa orang yang melanggar?" Ucap Zafran dengan tegas raut wajahnya penuh emosi.
"Ini bukti yang saya dapat, terdapat sepuluh orang yang kontrak bersamanya. Namun, yang melanggar serta keluar dari perusahaan jasa kemanan tersebut terdapat empat orang"
Layar monitor menampilkan sepuluh orang dari pengawal pribadi yang di sewa oleh Dian, terdapat empat poto yang di beri warna merah menandakan merekalah yang bekerja saat ini bersama Dian.
"Empat orang itu mereka sudah di keluarkan?" Lingga bertanya menegaskan.
"Betul tuan Lingga, namun pada awal bulan Mei ibu Dian membuat kontrak kerjasama dengan mereka secara pribadi"
Layar itu menampakan keeempat orang yang di sewa oleh Dian, wajah itu sangat familiar bagi Langga salah satunya laki-laki berbadan besar selalu mengikutinya kemanapun selama masa pemulihan bersama Dian.
"Apa kau mengingat salah satu dari mereka?" Tanya Zafran menatap Langga.
"Iya, yang berbadan besar itu bernama Zack terakhir kali dia mengantarkan ku chek up kerumah sakit" jelas Langga.
"Pelanggaran yang mereka lakukan adalah menerima uang secara pribadi dari nyonya Dian, dengan tugas tidak hanya mengamankan keluarganya tetapi melakukan sesuatu kejahatan"
"Tepat pada bulan April 2023 juga kecelakaan tuan Langga terjadi, penyebab awal kecelakaan terjadi karena mobil yang tuan Langga kendarai mengalami kebocoran oli menyebabkan kehilangan kendali pada mobil"
"Tetapi setelah di selidiki ternyata kebocoran oli itu dari mobil yang terdapat di depan anda, yaitu mobil yang di kendari oleh Zack yang sama-sama mengalami kecelakan beruntun"
KAMU SEDANG MEMBACA
ALvIn
Teen Fiction*KARYA INI DI BUAT UNTUK DI NIKMATI* *BUKAN UNTUK DI PLAGIASI* 2019 - Hari ini #1 hope 12.09.2021 #1 hope 09.02.2022 #1 ingin 01.11.2021 #1 Alvin 07.01.2022 #1 Hyunjin 10.02.2022 #1 Masalah 24.02.2022 # 3 alone 08.12.2024 # 4 sick 18.11.2024 # 1 al...
