Manisnya Pernikahan (16)

4.5K 513 81
                                        

“Oh, kau membeli parfum baru?” tanya Chanyeol melihat botol parfum di tas Kyungsoo. Lelaki yang dimaksud menoleh lalu menggeleng.

“Lalu, ini ...?” tanya Kai melihat Baekhyun mulai menyemprotkan parfum itu pada bajunya.

“Wanginya enak!”

“Heh,” ujar Kyungsoo sambil menyambar parfum itu dari tangan Baekhyun.

Cih, pelit ...” gerutunya.

“Ini dibelikan Mia.”

“Ohhh~” para member yang mendengar itu mulai menggoda Kyungsoo.

“Tumben sekali, ada apa?” tanya Suho.

“Dia sempat mampir ke mall, dan ia suka aromanya. Jadi, dia membelikanku ini,” jelas Kyungsoo sambil menutup gorden di van EXO.

“Pilihan yang bagus,” celetuk Chanyeol mengangguk-angguk.

“Kenapa?

“Yaaa, kalau misalnya memberikan baju, sepatu, tas atau sesuatu yang jelas dipakai dan dilihat orang, pastilah harus yang mahal dan bermerk,” jelas Chanyeol sambil menunjukkan bajunya sendiri. “Elit!”

“Hmm, kalau parfum jadinya hanya wanginya saja, ya? Dan itu jelas dipakai?” tanya Kai disertai anggukan mengerti dari member lain.

“Istri cerdas, haha!” ujar Baekhyun riang. “Kau tidak mau memberikan sesuatu juga untuknya?”

“Ulang tahunnya kapan?” tanya Suho.

“Ulang tahunnya masih lama, memangnya aku juga memberikan sesuatu untuknya sebagai tanda apa?” tanya Kyungsoo cuek.

“Yaa, memangnya Mia memberikan ini sebagai tanda apa?” tanya Chanyeol balik membuat Kyungsoo menoleh dan berpikir. “Tak ada, kan?”

“Yak~ berbaik-baiklah pada istrimu sendiri walau hanya sekali,” ujar Kai menyenggol Kyungsoo.

Kyungsoo merenung.

***

Mira sedang menunggu Mia yang berada di ruang dosen. Suasana taman yang ditempatinya cukup ramai. Tak lama, ia melihat ke arah gerbang dan seseorang yang ia rasa dikenalnya tengah menatapnya.

“Kyungsoo?” Mira lalu mendekati lelaki itu. Dan benar sekali dugaannya, Kyungsoo menyuruh Mira untuk masuk ke dalam mobil yang dikendarainya, lalu mereka mengobrol.

“Mana Mia?” tanya Kyungsoo melepaskan topinya.

“Dia sedang bertemu dosen, kau ada perlu dengannya?” tanya Mira heran. Tak seperti biasanya Kyungsoo datang ke kampus.

“Aku memang ingin bertemu denganmu sih, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan,” ujarnya sedikit kikuk.

“Tak apa, biasa saja. Jangan seperti baru kenal denganku.” Kyungsoo mengangguk lalu memberanikan diri membuka suara.

“Kau tahu … apa yang Mia sukai?” Mira mengerutkan keningnya heran.

“Banyaklah.”

“Maksudku, yang ia sangat suka,” ralat Kyungsoo.

“Kau ingin memberinya hadiah?” tebak Mira dan Kyungsoo mengangguk. “Dalam rangka?”

“Ingin saja.”

“Ohhh … So sweet,” ujar Mira sambil mencolek lengan Kyungsoo. “Hmm, jadi kau ingin meminta pendapatku, begitu?”

“Hmm,” Mira lalu berpikir. “Hadia itu … seharusnya sesuatu yang dipakai sih, bukan sesuatu yang hanya menciptakan kenangan,” ujar Mira serius.

MBA or Misunderstanding???Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang