Setelah sampai rumah, Aksa langsung merenungkan perkataan dari Mona tadi, jika Keana menyukainya.
"Masa sih Keana suka sama gue? Apa bagusnya gue coba. Padahal diakan cewek yang cantik, kaya, pinter lagi. Cewek se-perfect dia suka sama cowok urakan kayak gue?" Tanya Aksa dalam batinnya.
"Kalo bener dia suka sama gue... Ah ya nggak mungkin lah Sa, lo itu cowok kere. Mana mungkin dapetin princess kayak Keana. Ngapain sih gue jadi mikirin Keana terus," katanya.
"Tapi walaupun dia anak orang kaya, dia nggak pernah sombong. Orangnya juga asik, baik, nggak jaim. Pasti beruntung banget cowok yang dapetin dia. Oh iya, mending gue besok jelasin aja ke Keana kalo gue sama sekali nggak ada hubungan apa-apa sama Selly," kata Aksa yang sedari tadi terus berbicara sendiri.
Rasanya ada yang aneh dengan perasaannya sekarang. Seperti ada hal yang mengganjal di hatinya yang ia ingin ungkapkan pada gadis itu.
"Bang Aksa ngomong sama siapa sih... Jangan-jangan bang Aksa udah gila," kata Arya yang tidur di sebelah Aksa.
"Anak kecil diem aja. Lagian ngapain sih jam segini belum tidur."
"Habisnya bang Aksa daritadi berisik mulu. Gue jadinya nggak bisa tidur." kata Arya.
🌸🌸🌸
Keana dan Mona sekarang sedang berada di kantin. Disana juga ada Kinan yang menyusul mereka berdua. Mona juga sudah menjelaskan kepada Keana jika ia sudah bilang, jika gadis itu naksir dengan Aksa.
"Apa? Lo bilang kayak gitu? Aduh Momon... Mulut lo tuh emang bener-bener nggak bisa di jaga banget sih..." Kata Keana dengan sebal.
"Ya... Maaf Key, habisnya gue sebel sama Aksa. Masa dia nggak peka-peka sih sama perasaan lo. Gue kan jadi gemes sendiri."
"Seenggaknya lo bilang dulu kek sama gue. Lo nggak bisa dong langsung ngomong gitu aja. Mau di taroh dimana coba muka gue...."
Keana benar-benar sebal dengan tingkah sahabatnya itu. Dengan begitu, Mona sama saja menjatuhkan harga diri Keana di depan Aksa.
"Hai Key... Gue boleh duduk di sini nggak?" Tanya Aksa yang tiba-tiba berdiri di sebelah gadis itu.
"Ya udah duduk aja," jawab Keana dengan cuek.
Keana hanya menatap lurus ke depan. Ia tidak berani menatap mata Aksa secara langsung. Ia benar-benar malu, karena Aksa sudah mengetahui perasaannya sekarang. Yang gadis itu inginkan adalah Aksa lah yang mengerti perasaannya langsung bukan lewat orang lain.
"Key..."
"Apa!"
"Gue mau ngomong sama lo."
"Ya udah tinggal ngomong."
"Gue cuma mau bilang, kalo gue nggak ada hubungan apa-apa sama Selly."
"Terus? Buat apa lo bilang ke gue. Gue kan bukan siapa-siapa lo."
"Loh bukannya lo suka sama gue?" Tanya Aksa dengan sangat polos.
Seketika gadis itu langsung menengok ke arah Aksa. "Emang gue pernah bilang langsung kalo gue suka sama lo?" Kata Keana dengan mata yang melotot.
"Lah kemarin si Mona yang bilang sendiri ke gue."
"Lo jadi cowok ke PD-an banget sih," omel Keana.
Tiba-tiba Selly datang mendekati mereka.
"Hai, gue boleh gabung sini nggak."
"Ya udah duduk aja," kata Aksa.
Ketiga sahabatnya itu sama sekali tidak merespon perkataan Selly. Apalagi Keana, gadis itu rasanya sudah sangat sebal dengan kelakuan Selly. Begitu juga Mona yang kemarin baru saja bertengkar dengannya.
"Eh gue punya sesuatu buat kalian," kata Selly. Gadis itu kemudian mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah rekaman.
Kinan : Key, lo suka ya sama Aksa?
Keana : ya enggak lah, mana mungkin gue suka sama dia. Gue itu cuma pura-pura suka sama dia. Habis itu dia mau gue jadiin pacar biar peringkat paralel dia turun.
Selly : ihhh lo tega banget sih Key, jahat banget lo PHP in dia...
Itulah isi rekaman di HP Selly. Keana sama sekali tidak menyangka jika Selly telah merekam semua pembicaraan itu. Padahal ia sama sekali tidak berniat untuk melakukan hal seperti itu kepada Aksa. Gadis itu hanya bercanda saat berbicara seperti itu. Padahal di akhir kata, gadis itu sudah menegaskan jika ia hanyalah bercanda. Tetapi Selly seperti meng-cut rekaman itu seakan-akan Keana memang ingin menghancurkan peringkat Aksa.
Aksa yang mendengar perkataan itupun langsung emosi. Ia tidak menyangka dengan Keana yang tega berbuat seperti itu kepadanya. Ia benar-benar kecewa dengan gadis itu, padahal selama ini ia sudah mulai mempercayai gadis itu. Tetapi, Keana malah ingin menghancurkan prestasinya.
"Gue nggak nyangka sama lo Key, gue kira lo itu cewek yang baik. Nggak taunya lo bener-bener busuk. Gue nggak habis pikir kalo otak lo selicik itu buat ngancurin gue!"
Seketika itu, air mata Keana langsung pecah. Ia tidak kuat mendengar kata-kata Aksa yang benar-benar menusuk hatinya.
"Nggak Sa, itu semua nggak bener..."
"Nggak bener gimana? Jelas-jelas itu suara lo kan?"
"Lo dengerin dulu penjelasan gue. Gue sama sekali nggak ber..."
Belum sempat gadis itu melanjutkan ucapannya, Aksa sudah pergi meninggalkan mereka semua. Disana Selly tampak tertawa puas melihat semua kejadian ini.
"Plaakkk...." Gadis itu menampar pipi Selly dengan keras. "Gue nggak nyangka Sel, kalo lo sejahat ini sama gue. Lo bener-bener serigala berbulu domba. Lo tega nusuk sahabat lo sendiri!" kata Keana dengan geram.
Saat Selly ingin membalas tamparan Keana. Gadis itu langsung menangkis tangan Selly yang akan menampar pipi mulusnya.
"Gue nggak akan biarin tangan kotor lo buat nyentuh pipi gue!" kata Keana.
Keana langsung pergi meninggalkan mereka bertiga. Gadis itu pergi sambil menangis. Ia berjalan tak tahu arah, bahkan ia sampai menabrak beberapa siswa yang ada di sana.
"Gue bener-bener kecewa sama lo Sel. Lo tega banget nusuk sahabat lo sendiri dari belakang," kata Mona dengan penuh amarah.
"Gue juga kecewa sama lo. Gue nggak nyangka kalo lo bener-bener tega berbuat kayak gitu ke Keana. Dimana hati nurani lo Sel. Lo bukan Selly yang dulu yang pernah gue kenal. Selly yang dulu nggak mungkin tega jadi penghianat kayak lo yang sekarang," kata Kinan dengan ucapannya yang tak kalah pedas.
Kedua gadis itu langsung meninggalkan Selly yang kehabisan kata-kata. Selly tidak bisa menjawab semua perkataan dari mereka.
"Lo bener-bener nggak tau apa yang gue rasain sekarang. Setelah gue kehilangan orang yang gue sayang, orang tua gue, dan sekarang gue kehilangan sahabat gue. Kenapa nggak ada satu orangpun yang sayang sama gue. Gue cuma pingin di peduliin sama kalian semua," batin Selly.
Ternyata suasana kantin sangatlah ramai. Banyak para siswa yang menonton perseteruan ini. Meraka menganggap jika perseteruan itu adalah suatu tontonan yang asik.
"Ngapain kalian semua liat-liat. Bubar kalian semua!" bentak Selly.
🖤🖤🖤 TO BE CONTINUE 🖤🖤🖤
KAMU SEDANG MEMBACA
My Introvert Boy [COMPLETED]
Genç KurguKeana tidak menyangka jika ia harus jatuh cinta pada seorang cowok introvert yang sangat kaku dan dingin. Ia benar-benar tak habis fikir jika first lovenya adalah cowok absurd seperti Aksa. Gadis itu merasa jika selama ini ia hanya mencintai sendiri...
![My Introvert Boy [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/212257982-64-k747260.jpg)