Moonbyul di hadapan teman lamanya ini, setelah kesepakatan kemarin teman nya ini datang lagi untuk mengintrogasi nya.
"Aku rasa itu saja hasil investigasi yang bisa ku berikan." Moonbyul mendorong berkas pada alice.
"Kamu tahu kasus rosie?" Alice fokus melihat dokumen itu, melihat profil tersangka.
"Itu.."
"Hyun bilang dia sudah menghubungi lisa dan kamu yang mengangkat nya." Alice mengangkat pandangan nya. "Semua bisa saja terhindar jika kamu memberitahu lisa." Ia menatap tajam.
Moonbyul menunduk tak berani menatap alice.
"Unnie.." panggil Lisa membuat keduanya menoleh. "Setelah ini kita makan siang bersama ya?" Tawarnya.
"Maaf lisa hari ini aku akan sangat sibuk dengan moonbyul." Ia mengangkat berkas di tangan nya.
"Ayolah unnie.."
"Daripada kamu mengganggu ku lebih baik senang kan kekasih mu, ajak dia kencan." Alice kembali fokus dengan dokumen nya. "Ayo fokus byul-i." Alice melirik moonbyul.
Sayangnya moonbyul memang tak bisa lepas dari alice dengan mudah.
.
.
.
Miss jung lagi-lagi menghela nafas. Bagaimana bisa ia terjebak di sini? Ia harusnya menjadi guru yang paling di sukai murid-murid bukan justru berurusan dengan dua muridnya yang susah akur ini.
"Jadi.." ia melihat keduanya bergantian. "Siapa di antara kalian yang memulai?"
"Dia." Tunjuk hyun pada wendy.
"Tidak, dia duluan." Wendy menunjuk hyun.
"Tidak, wendy."
"Dia yang memulai miss."
"Wanda yang mulai miss."
Wendy langsung menatap nya tajam. "Yak, kamu yang mulai."
"Kamu yang memulainya." Hyun tak terima.
"Anak-anak tenang, kalian cukup.." miss jung mencoba melerai mereka.
"Ya, kamu yang mulai duluan."
"Kamu yang salah."
"Tapi kamu yang memulai."
"Tapi itu kesalahan mu, harusnya kamu bisa mengikuti tempo."
"Kamu yang mulai dengan cepat kamu pikir jariku bisa dengan cepat bergerak di atas tuts itu?"
"Ya makanya latihan, percuma jika aku tampil dengan mu jika kamu tak bisa mengimbangi permainan ku."
"Kamu meremehkan ku? Jelas-jelas kamu sengaja melakukan itu kan?"
"Anak-anak.." miss jung melerai mereka dengan lembut.
"Dasar pendek." Ejek hyun.
"Cepat tua." Balas wendy.
"Tak tumbuh."
"Buta."
"Hey kalian hentikan." Miss jung masih berusaha.
"Kerdil."
"Gila."
"Wanda."
"Buta."
"HENTIKAN!?" Bentak miss jung, ia kehabisan kesabaran menghadapi mereka berdua yang sejak tadi bertengkar.
Seharusnya aku ikuti kata eomma untuk kuliah hukum saja.-batin miss jung.

KAMU SEDANG MEMBACA
Love Blind
FanfictionKamu adalah Hyun, Gadis buta yang merubah hidup semua orang di sekitar mu. Nikmatilah perjalanan cintamu disini