***
My Brother
Written By HwangFitri_
***
Indonesia, Kediaman Anggara, 10:23 -
"Ck! Lo emang enggak berguna! Bukannya mempermudah, lo malah memperkeruh masalah!" bentak Anggara dengan marah.
"Nak-"
Belum sampai Meki menjawab ucapan Anggara, Anggara mendorong wanita itu dengan kasar hingga terjatuh di atas lantai.
"Maafkan mama, Nak. Mama emang enggak bisa buat maksa Rexi cinta sama kamu. Cinta enggak bisa dipaksakan!" seru Meki membela diri.
"Kamu bahkan lihat sendiri dan dengar sendiri kalau Barack mau menceraikan mama. Ini semua karena mama menikah dengan papa kamu!" lanjut Meki.
"Gue enggak perduli sama lo! Lo mau diceraikan! Lo mau dibunuh! Lo mau dibuang! Gue enggak akan perduli, Sialan!" bentak Anggara.
Meki menangis mendengarkan kalimat demi kalimat pedas yang keluar dari mulut anak tirinya itu.
"Angkat kaki lo dari apartemen gue!" bentak Anggara.
"Nak, mama-"
"Gue enggak mau dengar alasan sampah lo itu! Pergi!" potong Anggara marah.
"Nak ..." lirih Meki.
Barack berjongkok di depan Meki, lalu mencengkeram pipi wanita itu dengan sangat kuat, membuat Meki meringis kesakitan.
"Lo enggak berguna!" ucap Anggara dengan sinis.
Usai mengatakan kalimat itu kepada ibu tirinya, Anggara mendorong Meki dengan kasar hingga tersungkur di atas lantai.
Meki menangis sejadi-jadinya.
Anggara berdiri dari posisi jongkoknya, lalu menatap Meki dengan datar.
"Kalau gue udah makan dan lo masih ada di sini! Lo bakalan mati di tangan gue!" tegas Anggara, lalu memperbaiki kerah bajunya.
Anggara menggeram emosi, lalu berjalan masuk menuju dapur.
Meki menatap kepergian Anggara dengan air mata mengalir.
"Ini semua kesalahanku ... Hiks ... Ini semua karena aku menyembunyikan semuanya ..." lirih Meki.
"Kasih sayang Anggara yang menganggapku seorang ibu tak aku dapat. Bahkan, aku dibenci dan diceraikan oleh suamiku yang ternyata sangat setia menungguku. Anakku ... Anakku bahkan kecewa denganku. Aku ... Aku berhak mendapatkan ini ... Hiks ... Hiks ..."
Meki menangis sejadi-jadinya di dalam apartemen itu. Biarlah Anggara marah kepadanya dan membunuhnya, lagi pula dia tak ada alasan lagi untuk bertahan di dunia ini.
***
Usai meminum beberapa gelas air saat dari dapur tadi, Anggara memilih untuk masuk ke dalam kamarnya.
"Argggg! Meki, Anjing! Kenapa lo malah nambah masalah dan bukan kasih solusi?!" teriak Anggara emosi.
"Barack, Bangsat! Ngapain lo enggak mau ada di pihak gue lagi, Bangsat! Kenapa lo enggak takut lagi sama ancaman gue!" teriak Anggara lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Brother
Teen Fiction[𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭] Alvaro Addison, seorang pria yang memiliki sikap dingin dan semena-mena. Sikap dingin dan sikap semena-mena Alvaro semakin menjadi-jadi setelah sang ibu menikah dengan salah satu CEO yang memiliki seorang putri yang bernama Rexi Alexa a...
