Perubahan Sikap Ice Pada Kiara

536 37 5
                                        

***

My Brother

Written By HwangFitri_

***

Indonesia, 01:23 -

"Kiara kapan sampainya?" tanya Al.

"Palingan beberapa menit lagi. Gue juga minta dia buat singgah beli bahan masak, enggak ada bahan jengkol di dalam," jawab Rexi.

"..."

"Al, gue beneran nanya sama lo. Lo dari mana?" tanya Rexi serius.

Al menarik Rexi duduk di pangkuannya agar wanita itu lupa akan pertanyaannya yang selalu saja sama. Masalahnya, Al takut menjawab pertanyaan Rexi dengan jawaban yang salah.

"Nyaman duduk di situ, enggak?" tanya Al.

"Nyaman!" jawab Rexi sambil menyengir.

"Tadi, gue susah nyari posisi nyaman. Sekarang udah nyaman," lanjutnya.

Al menarik tengkuk Rexi dengan pelan, lalu memiringkan kepalanya.

"Al ... Jangan. Nanti Kiara datang dan lihat kita. Bang Ice juga nginap di sini," kata Rexi mengingatkan sebelum Al menciumnya.

"Gue enggak perduli," jawab Al dingin.

Usai menjawab pertanyaan Rexi, Al melanjutkan aktifitasnya untuk mencium bibir Rexi dengan agresif. Rexi yang memang selalu tinggi hormon bila bersama Al, akhirnya membalas ciuman pria itu.

Al memainkan lidah Rexi secara perlahan, melumat dan bahkan menjilat dia lakukan. Rexi pun melakukan hal yang sama. Nikmat, itu yang mereka rasakan.

Kiara yang baru saja datang langsung membulatkan matanya dengan kaget saat melihat ciuman panas antara Al dan Rexi. Jangan salah kalau Kiara tahu sandi apartemen Rexi, Rexi memang sudah memberitahu sandi apartemennya kepada Kiara sebelum Kiara datang ke apartemennya.

"Belum nikah aja udah kayak gini. Gimana kalau udah nikah, berapa ronde tuh?" batin Kiara.

Kiara menggelengkan kepalanya dengan pelan.

"Nyamuk ..." gumam Kiara kesal sambil mengerucutkan bibirnya.

Kiara lebih memilih untuk berjalan menuju dapur saja daripada mengganggu French Kiss Al dan Rexi.

"Rexi minta tolong biar dibuatin makanan sama gue. Tapi, pas gue datang, bukannya disambut dengan baik. Eh! Malah disuguhi pemandangan mesum!" kesal Kiara mengomel.

Kiara mulai mengeluarkan bahan yang tadinya dia beli di supermarket, lalu mulai mencucinya dengan bersih.

"..."

Wajah Kiara seketika berubah sedih.

"Kenapa gue tiba-tiba mikirin cowok itu? Ice ada di sini kah?" gumam Kiara.

Kiara menghentikan aktifitasnya untuk mencuci jengkol, lalu diam-diam mengamati seisi apartemen itu. Dia takut kalau Ice bersembunyi di dalam dapur.

"Bodoh amat kalau dia enggak ada di sini! Dia enggak ada, gue bebas!" kesal Kiara pada dirinya sendiri.

"Tapi, ngelihat Rexi sama Al, bikin gue ingat sama dia," gumam Kiara sambil mengerucutkan bibirnya.

Seseorang tiba-tiba masuk ke dalam dapur dan membuka kulkas, membuat Kiara sontak menoleh.

Kedua bola mata Kiara membulat saat melihat siapa yang tengah mengambil air dingin di dalam kulkas.

Kiara terus menatap Ice yang meminum air dingin itu dengan tenang. Ice yang sadar terus diperhatikan, melirik ke arah Kiara.

My BrotherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang