Chapter 14 : Penilaian

837 20 0
                                        

"Shaa?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Shaa?"

Shasyania menoleh saat menyadari jika Anggi mengkhawatirkannya.

"Kamu risih yaa duduk di sini?"

"Oh enggak, kita lanjut makan aja," jawabnya, Shasyania tidak ingin merusak suasana ketika kelima sekawan itu tengah berada di salah satu tempat makan di pusat kota J.

Dan di sisi lain Nanda seperti mendapatkan momentum ia tidak ingin kehilangan kesempatan Nanda yang awalnya duduk di samping Yoga kini tiba-tiba mendekat dan berdiri di belakang Shasyania.

"Tetang Shaa, jika mereka berani ke sini, aku akan menghadang! Aku bodyguard kamu sekarang!" ucapnya yakin bahkan sampai membusungkan dada layaknya kesatria di medan perang.

"Aaah? gak salah denger, nih? Mau jadi pelindung, mau sok-sokan jadi bodyguard Shasyania?" goda Wiwin.

"Nan duduk, Shasyania malah jadi risih tahu!" tegur Yoga.

"Emang iya, Sha?" selidik Nanda yang tidak langsung percaya ia lebih menunggu jawaban langsung dari yang bersangkutan.

"Duduk Nanda, kita lanjut makan."

"Ohh, gitu ya? mhh baiklah, Sha," jawabnya lirih, "tapi beneran loh Sha, aku bisa kok jadi bodyguard kamu! Gini-gini aku sering olahraga tahu."

"Kamu itu yaa, lagian ngapain juga aku perlu bodyguard, Nanda."

"Lah perlu itu, Shaaa! kamu gak sadar? bahkan sampai sekarang semua orang yang ketemu kamu, yaa bisa dibilang hampir kebanyakan dari mereka pasti mikirnya kamu itu Ziaa! aku juga gitu awal-awal!" seru Nanda, mengingat pertemuan pertamanya bersama Shasyania, paras cantik yang membuat orang-orang seakan mengira jika ialah versi dewasa dari seorang bintang cilik pada masanya.

Bahkan ucapan Nanda barusan di setujui oleh Yoga, "Mhh, kalau di pikir-pikir Ziaa di mana ya sekarang? berita terakhir dia pindah ke luar negeri tapi sampai sekarang gak pernah lagi ada kabar beritanya, padahal dulunya dia itu role model bagi sebagian besar orang! Mhhh apa bener yaaa wajahnya sekarang akan mirip Shasya?" ucapnya menerka-nerka.

"Woi! Ini kalian kenapa jadi ngomongin si artis tengil itu, sih?" geram Anggi.

"Dih, iri yaa?" canda Nanda.

Anggi melengos sebal lalu menjulurkan lidahnya untuk ia perlihatkan pada Nanda, "Shaa, jangan mau deket-deket sama Nanda, dia sahabatan sama kamu karena dia suka sama Zia!"

"Apaan kamu, Ngi!"

"Shaa, ingat jangan mau!"

"Iyaa Anggi," jawab Shasyania dibarengi ekspresi mengejek.

"Tuh kamu denger? Shasya udah gak mau lagi deket-deket sama kamu, blwwweee!" ejeknya kembali.

"Awas kamu!"

Bruaaak!

Anggi yang berniat menghindar dari jangkauan tangan Nanda justru membuat gelas yang berisikan jus dihadapannya tumpah mengotori baju Shasyania. Bayangkan jus hijau menempel pada kain putih, itu jelas terlihat kotor.

Mine? [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang