Chapter 30 : HBD

660 18 0
                                        

Setelah kejadian kemarin dengan geng Barbar kini Shasyania kembali pada rutinitas paginya di mana ia harus menunggu kendaraan umum menuju SMA Guardians, sampai suara klakson dari arah kiri membuatnya menoleh penuh tanya.

Setelah kejadian kemarin dengan geng Barbar kini Shasyania kembali pada rutinitas paginya di mana ia harus menunggu kendaraan umum menuju SMA Guardians, sampai suara klakson dari arah kiri membuatnya menoleh penuh tanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sebuah mobil sedan dengan seseorang turun bersama seulas senyum kearah Shasyania, "Permisi, boleh minta waktunya sebentar, dik?" tanyanya ramah.

"I...iya, boleh kak."

"Terimakasih, perkenalkan dulu nama kakak Ningrum Casmiya, kakak merupakan Mahasiswi semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Kota ini, dan mengingat tugas akhir yang harus kakak selesaikan, jadi jika boleh... kakak perlu partisipasi adik sebagai konsumen. Besar harapan kakak agar adik bersedia membantu."

Reaksi pertama yang diperlihatkan Shasyania adalah menaikkan salah satu alisnya kurang paham tentunya lalu kembali menatap lekat sosok berpakaian rapi dihadapannya.

"Maaf, saya kurang paham, kak!" sahutnya jujur.

"Oh tidak apa-apa, kakak jelaskan lagi, tapi sebelum itu, boleh kakak tahu nama kamu siapa?"

"Shasyania."

"Nah jadi seperti ini, Shasyania, kakak sedang menyusun tugas akhir sebagai penentu gelar Sarjana kakak, dan berhubung kakak meneliti tentang pelayanan konsumen. Jadi, bantuan yang bisa adik Shasyania lakukan adalah menjadi pelanggan tetap untuk kakak, dan itu berlaku sampai beberapa bulan ke depan!"

Kini tidak hanya ekspresi bingung Shasyania juga memperlihatkan raut wajah heran, hingga wanita yang menyebut namanya Ningrum tersebut bergegas membuka map yang sedari tadi ia pegang.

"Ini merupakan data diri kakak, bisa langsung di cek kalau mau, semua lengkap, dan sesuai yang kakak jelaskan tadi, jika berminat Shasyania bisa menggunakan jasa kakak sebagai supir."

"Ahhh, supir?"

"Iya supir, supir pribadi tepatnya, jasa itu berlaku selama beberapa bulan ke depan, kakak akan mengantar jemput Shasyania kemanapun Shasyania mau, itu merupakan bentuk dari pelayanan masyarakat yang kakak pilih!"

"Kak, ini?"

"Shasyania hanya perlu mengisi kuisioner sesuai dengan apa yang kakak berikan setiap bulannya, isinya tentang kepuasan Shasyania terhadap pelayanan kakak, dan semua itu gratis tidak di pungut biaya! untung bukan? ini juga mempermudah Shasyania sendiri loh, Shasyania tidak lagi menunggu angkutan umum, dan untuk kakak, kakak jadinya bisa langsung menyusun, kakak sudah memiliki konsumen tetap. Satu lagi keuntungan lainnnya adalah kakak bisa di hubungi selama 24 jam! Ini semacam simbiosis mutualisme! Jadi bagaimana? apa Shasyania berminat menggunakan jasa kakak?"

"Ada ya... tugas akhir semacam itu?"

"Tentu! buktinya kakak!"

"Ohhh, kalau boleh tahu ini bidangnya apa kak nanti?" dengan rasa keinginan tahuan Shasyania menunggu jawaban Ningrum.

Mine? [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang