Hamparan lapangan hijau yang luas. Sepoi-sepoi angin, daun-daun berserakan, dan lalu-lalang mahasiswa. Langit siang yang indah dengan semburat warna biru putihnya. Matahari yang sedang bersemangat menjalankan tugasnya. Deruan suara sepeda motor, orang-orang yang sedang menggunakan fasilitas kampus, dan masih banyak lagi. Dunia yang sibuk. Membuat siapapun ikut pening hanya dengan menatapnya sekali.
Di bangku pinggir lapangan basket kampus, Luna duduk sendiri ditemani buku fantasi karangan Tere Liye. Kardigan abu-abu dengan kaos putih, ditambah celana jeans hitam sederhana sangat cocok dikenakannya. Tangan lentiknya dengan lihai membalik halaman demi halaman, kacamata bundarnya dengan setia menemani sang mata yang terus bergerak, dan rambut yang sudah mulai panjang yang dicepol asal. Luna sedang menunggu Wisnu disini. Sudah hampir seminggu mereka tidak bertemu setelah pergi ke pantai minggu lalu. Wisnu benar-benar sibuk menyelesaikan tugas akhirnya dan skripsinya. Bahkan Luna diberitahu bunda Wisnu kalau kemarin asam lambung Wisnu kumat lagi. Maka dari itu, hari ini Luna bertekad untuk sengaja menunggu Wisnu. Sebenarnya, Luna ingin menunggu pacarnya di kantin Fakultas Teknik, tapi Wisnu melarangnya dengan alasan mahasiswa fakultasnya banyak yang genit. Entah apa maksudnya, tapi akhirnya Luna memutuskan untuk menunggu Wisnu disini. Di pinggir lapangan, di bawah pohon rindang. Hari ini Luna hanya menghadiri dua mata kuliah, jadi selesai lebih cepat dan bisa bersantai sejenak.
"Udah lama? Pulang yuk?"
Luna mendongak, senyumnya mengembang ketika mendapati Wisnu sudah berdiri di hadapannya. Kepalanya mengangguk-angguk. Wisnu terkekeh dan mengusak pelan rambut Luna. Baru akan beranjak, seseorang berlari menghampiri mereka berdua. Luna tidak kenal siapa laki-laki itu. Sedangkan Wisnu mengernyit heran.
"Lo kenapa?" tanya Wisnu begitu laki-laki itu sampai di hadapannya. Terlihat dirinya mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan.
"Buset, lo jalan cepet banget. Itu, anu, lo harus ke studio perancangan sekarang! Ditunggu Profesor Ferdy. Udah buruan, cepet!" katanya masih setengah ngos-ngosan.
Langkah Wisnu terhenti ketika melihat Luna kebingungan. Dirinya langsung menarik pergelangan tangan Luna. "E-eh, w-wait, wait, kok aku ditarik?"
"Kamu ikut saya. Cuma sebentar. Janji," ujar Wisnu panik. Pasalnya, baru Minggu lalu dirinya menyerahkan skripsi bab terakhir miliknya dan dosen itu bilang semuanya sudah memenuhi persyaratan kelulusan. Wisnu sendiri bingung kenapa dosennya itu memanggilnya lagi.
Mereka bertiga, bersama teman Wisnu, berjalan tergesa-gesa menerjang puluhan mahasiswa yang berlalu-lalang di koridor. Beberapa kali Luna tersendat karena sulit mengimbangi langkah Wisnu. Mereka sampai di ruangan yang tadi temannya sebut. Disana sudah duduk seorang dosen beruban dengan kacamata kotaknya. Menatap Wisnu dengan senyum tertahan.
"Profesor cari saya?"
Dosen itu berjalan dan menepuk pundak Wisnu perlahan. Sontak membuat sang empunya bingung dengan itu. Luna masih bergeming ditempatnya, tanpa sadar, tangan mereka berdua masih bertautan dan teman Wisnu juga mengernyit bingung.
"Minggu depan sidang. Habis itu, urus keperluan studi lanjut kamu di Jerman. Saya dukung seratus persen keputusan kamu," ujarnya dengan senyum yang kian merekah. Mata sipit Wisnu mendadak melebar ketika mendengar kalimat itu. Luna tak kalah kaget, matanya menatap Wisnu dengan bangga. Perjuangannya terbayar sudah. Tinggal beberapa langkah lagi sebelum akhirnya Wisnu benar-benar meninggalkan Indonesia lagi untuk melanjutkan pendidikannya.
"Serius, prof? Minggu depan?"
"Yes, next week, Wisnu! Prepare yourself," kata beliau kemudian bersiap untuk berlalu. Sebelum berhenti sejenak dihadapan Luna dan menatapnya bingung, "Dia siapa? Kayaknya bukan mahasiswa arsi."
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMESTA [end]
FanficSemesta Persahabatan, Cinta, dan Cita-Cita. Tentang bagaimana semesta mempertemukan empat serangkai yang orang sebut sebagai sahabat. Dan tentang bagaimana bumbu-bumbu cinta yang empat serangkai itu rasakan. Hingga tentang bagaimana cara semesta men...
![SEMESTA [end]](https://img.wattpad.com/cover/285215810-64-k513616.jpg)