Part 11 - Sahur On The Road Ala Ala

1K 90 28
                                        

Backsound chapter ini adalahAssalamualaikum - OpickSilakan putar di platform musik yg kalian pakai!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Backsound chapter ini adalah
Assalamualaikum - Opick
Silakan putar di platform musik yg kalian pakai!

Happy Reading!
Enjoy!
.
.
.

Hari ini adalah hari terakhir Ara di Indonesia, siang nanti dia sudah harus kembali ke Singapura. Kemarin Jin, adik-adiknya, Ken, dan Rendi sudah mempersiapkan makanan untuk berbagi makanan sahur. Mereka sudah memesan makanan dengan jumlah yang cukup banyak.

Mereka akan membentuk menjadi tiga tim, tim satu memakai mobil Jin, berisi Jin, Ara, Jungkook, dan Namjoon; tim dua memakai mobil Ken, berisi Ken, Taehyung, dan Jimin; dan tim tiga memakai mobil Rendi, berisi Rendi, Hoseok, dan Yoongi. Awalnya mereka ingin memakai motor, tapi untuk efisiensi bawaan makanan yang cukup banyak membuat mereka berubah pikiran akhirnya memakai mobil saja.

Tiga tim berpencar ke daerah yang berbeda, jika telah selesai mereka menentukan titik temu untuk sahur di salah satu food court pinggir jalan. Sekitar empat puluh lima menit, makanan sudah habis terbagikan dengan baik. Tim pertama yang sampai adalah tim Ken, disusul tim Jin, lalu terakhir tim Rendi.

"Kalian pesan dulu makanan yang kalian mau! Abang udah nentuin untuk beli sate," ujar Jin yang sudah menentukan menu sahurnya.

"Ok, Bang! Ntar kita balik lagi ke sini." Para adek, Ken, dan Rendi berpencar berburu makanan. Mereka lapar maksimal, padahal cuma bagiin makanan tadi.

"Mau makan apa, Ra?" tanya Jin perhatian.

"Hmm Ara mau soto kuning Bang," jawab Ara.

"Ok, kamu duduk ajah! Abang pesen dulu." Jin bergegas menuju tempat sate dan soto untuk memesan makanan miliknya dan milik Ara. Setelah membayar Jin kembali duduk ke meja yang ditempati Ara.

"Nggak ditungguin Bang makanannya?" tanya Ara.

"Susah Ra, pesen dua, Abang minta anter ajah. Yang dagangnya juga baik banget untungnya."

"Udah Abang lebihin kan uangnya?" Inilah hal yang selalu membuat Jin jatuh cinta pada Ara. Ara perempuan yang sangat baik.

"Iya, Sayang, tenang ajah."

Ternyata soto milik Ara datang lebih dulu, tapi dia tidak langsung menyantapnya. Ara menunggu makanan Jin juga sampai.

"Makan duluan ajah, Ra! Nanti keburu nggak panas sotonya. Malah kurang enak nanti," titah Jin pada tunangannya itu, dia tahu Ara suka makanan yang panas.

"Bener nggak papa?" tanya Ara meyakinkan, dia sangat menghormati Jin, tidak enak jika makan lebih dulu.

Jin hanya terkekeh, dia meraih mangkuk soto Ara, memasukkan dua sendok kecil sambal, menuangkan sedikit kecap, lalu memberikan perasan jeruk limau untuk sentuhan terakhir. Dia sudah sangat paham selera calon istrinya itu. Setelah selesai, Jin menggeser kembali mangkuk itu ke hadapan Ara.

ABANG (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang