23 Maret 2023 - 29 Maret 2024
INI HANYA FIKTIF BELAKA!
PLEASE, NO PLAGIAT!
Hanya cerita tentang sebuah keluarga.
Berisi tujuh orang bersaudara.
Hidup bersama sejak orang tua mereka tiada.
.
.
.
Jika ada yang mampir ke sini sesama creator/author wa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Backsound Part kali ini adalah Mahalini - Bohongi Hati Silakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang! Karena part ini sangat panjang.
Ya tak mungkin kau menemukan yang sama lagi Tulus hati s'perti yang aku miliki Jika kau minta aku menjauh
Hilang dari seluruh memori indahmu Kan kulakukan semua walau tak mungkin sanggup Bohongi hatiku
Saat ku rindu ku coba tak rindu Demi bahagiamu yang tak lagi butuhkanku Entah sampai dimana aku sanggup bertahan Tuk bisa tanpamu Bohongi hatiku
Happy Reading! Enjoy! . . .
'Drrttt drtttt.'
Terdengar suara getaran ponsel. Ternyata ponsel Yoongi.
"Bang Rendi!" seru Yoongi senang. Adik-adik yang lain juga senang bukan main, mereka akan segera tahu kabar abang sulung, bahkan bisa jadi bakal berbicara dengan abang mereka yang satu itu.
"Angkat, Bang!!" seru dua kembar antusias.
"Halo, Bang? Bang Jin kemana? Kok nggak ngasih kabar? Ponsel dia mati apa gimana? Semalem gue coba telepon kagak nyambung, Bang! Nggak aktif." Yoongi melontarkan banyak pertanyaan sekaligus, tanpa memberikan Rendi kesempatan berbicara di seberang sana.
Tapi tidak ada jawaban dari Rendi.
"Halo, Bang Ren? Lo di masih di sana kan?" tanya Yoongi.
Tapi masih juga hening, tidak ada jawaban.
"Bang? Ini nyambung kagak sih? Halo, Bang Ren?"
"..."
Mendengar jawaban dari Rendi di seberang sana Yoongi langsung berdiri dari kursi meja makan yang dia duduki. Matanya melotot secara spontan.
"Maksudnya apa, Bang?" Nada bicara Yoongi langsung naik sekaligus bergetar.
"..."
"Jenazah? Maksudnya apa? Lo jangan bercanda, Bang Ren!! Jenazah Abang gimana maksudnya?" teriak Yoongi pada ponsel yang ada di telinganya.
Semua adik Jin yang lain kini ikut berdiri, mereka juga syok mendengarnya.
Ada apa?
Maksudnya apa?
Jenazah?
Yoongi langsung me-loudspeaker panggilan suara dari Rendi agar adik-adiknya juga bisa mendengarnya.
"Lo jangan buru-buru nyimpulin! Bahkan gue belum selesai ngomong, Yoon!" kesal Rendi diseberang telepon.
"Makanya jelasin yang bener, Bang!!" Yoongi juga jadi ikut kesal karena Rendi sudah membuatnya panik.