Part 13 - Melepaskan

1.1K 98 111
                                        

Backsound Part kali ini adalahMahalini - Bohongi HatiSilakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang! Karena part ini sangat panjang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Backsound Part kali ini adalah
Mahalini - Bohongi Hati
Silakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang! Karena part ini sangat panjang.

Ya tak mungkin kau menemukan yang sama lagi
Tulus hati s'perti yang aku miliki
Jika kau minta aku menjauh

Hilang dari seluruh memori indahmu
Kan kulakukan semua walau tak mungkin sanggup
Bohongi hatiku

Saat ku rindu ku coba tak rindu
Demi bahagiamu yang tak lagi butuhkanku
Entah sampai dimana aku sanggup bertahan
Tuk bisa tanpamu
Bohongi hatiku

Happy Reading!
Enjoy!
.
.
.

'Drrttt drtttt.'

Terdengar suara getaran ponsel. Ternyata ponsel Yoongi.

"Bang Rendi!" seru Yoongi senang. Adik-adik yang lain juga senang bukan main, mereka akan segera tahu kabar abang sulung, bahkan bisa jadi bakal berbicara dengan abang mereka yang satu itu.

"Angkat, Bang!!" seru dua kembar antusias.

"Halo, Bang? Bang Jin kemana? Kok nggak ngasih kabar? Ponsel dia mati apa gimana? Semalem gue coba telepon kagak nyambung, Bang! Nggak aktif." Yoongi melontarkan banyak pertanyaan sekaligus, tanpa memberikan Rendi kesempatan berbicara di seberang sana.

Tapi tidak ada jawaban dari Rendi.

"Halo, Bang Ren? Lo di masih di sana kan?" tanya Yoongi.

Tapi masih juga hening, tidak ada jawaban.

"Bang? Ini nyambung kagak sih? Halo, Bang Ren?"

"..."

Mendengar jawaban dari Rendi di seberang sana Yoongi langsung berdiri dari kursi meja makan yang dia duduki. Matanya melotot secara spontan.

"Maksudnya apa, Bang?" Nada bicara Yoongi langsung naik sekaligus bergetar.

"..."

"Jenazah? Maksudnya apa? Lo jangan bercanda, Bang Ren!! Jenazah Abang gimana maksudnya?" teriak Yoongi pada ponsel yang ada di telinganya.

Semua adik Jin yang lain kini ikut berdiri, mereka juga syok mendengarnya.

Ada apa?

Maksudnya apa?

Jenazah?

Yoongi langsung me-loudspeaker panggilan suara dari Rendi agar adik-adiknya juga bisa mendengarnya.

"Lo jangan buru-buru nyimpulin! Bahkan gue belum selesai ngomong, Yoon!" kesal Rendi diseberang telepon.

"Makanya jelasin yang bener, Bang!!" Yoongi juga jadi ikut kesal karena Rendi sudah membuatnya panik.

ABANG (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang