23 Maret 2023 - 29 Maret 2024
INI HANYA FIKTIF BELAKA!
PLEASE, NO PLAGIAT!
Hanya cerita tentang sebuah keluarga.
Berisi tujuh orang bersaudara.
Hidup bersama sejak orang tua mereka tiada.
.
.
.
Jika ada yang mampir ke sini sesama creator/author wa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mas? Udah nunggu lama?" Seorang perempuan berambut panjang menyentuh pundak seorang laki-laki yang sedang menunggunya di sebuah restoran.
"Hi, Sayang? Nggak, Mas baru sampai juga kok." Yoongi segera berdiri menarik kursi untuk kekasihnya yang bernama Rennata duduk.
"Mas tumben makan malam di luar? Nggak makan malam di rumah?" tanya Rennata saat sudah duduk di kursinya.
"Adek-adek lagi sering makan di luar juga, jadi nggak masalah sih. Bang Jin sibuk banget kayaknya, dia nggak pernah masak seminggu ini. Jangankan masak, ketemu dia ajah nggak, padahal tinggal satu rumah. Kayaknya sebelum subuh dia udah berangkat, pulang pas kita semua udah tidur," beber Yoongi menjelaskan pada Rennata.
"Sabar yah Mas. Tapi kok abang kamu gitu sih? Tumben banget. Harusnya kan sebagai Abang sulung dia memperhatikan kebutuhan kalian Mas." Rennata mengelus punggung Yoongi lembut.
"Abang sibuk banget kayaknya," jawab Yoongi memberi pembelaan untuk abangnya.
"Oh iya hari kamis kita jadi ketemu sama Abang buat memperkenalkan kamu dan pacar Namjoon serta Hoseok secara resmi ke Abang. Kamu bisa kan?" lanjut Yoongi bertanya meminta persetujuan dari kekasihnya.
Rennata terdiam lama, kepalanya menunduk, kedua tangannya meremas satu sama lain. Yoongi yang melihat itu langsung meraih kedua tangan Rennata lalu menggenggamnya lembut.
"Ren?" panggilnya lembut, Rennata mengangkat wajahnya mendengar panggilan tersebut.
"Sayang, jangan takut! Bang Jin sepertinya sudah tahu latar belakangmu dan Abang sendiri yang bilang kalau dia nggak masalah dengan pasangan kami, mau perempuannya belum berhijab, mau bukan muslimah, maupun seperti kamu ini, semua yang terjadi kan bukan keinginanmu, Sayang." Yoongi mencoba memberikan keyakinan pada kekasihnya bahwa abangnya bisa menerima sejarah kelam Rennata. Perempuan itu pernah menjadi korban pemerkosaan. Bahkan itulah awal Yoongi bertemu dengan Rennata, dia yang menyelamatkan Rennata dari kejadian naas tersebut.
Rennata masih diam, dia bingung harus bagaimana, sekarang ini ketakutannya lebih dominan.
"Ada Mas, Sayang, semua akan baik-baik saja!" Yoongi mengeratkan genggamannya pada tangan Rennata. Perempuan itu menghela nafas dalam lalu mengangguk, dia mencoba mempercayai Yoongi, bahwa semua akan berjalan dengan baik. Yoongi tersenyum senang, dia segera memeluk Rennata hangat. Tanpa menyadari Rennata mengerutkan alisnya menahan sesuatu di hatinya.
***
"Beb, Bang Jin minta memperkenalkan pacar aku, Bang Yoon, sama Namjoon ke dia, rencananya sih hari kamis. Kamu bisa kan hari kamis?" tanya Hoseok pada Ayana kekasihnya yang sedang berjalan di sebelahnya.
Mereka berdua baru saja selesai jalan di mall, jalan biasa sebenarnya, main di timezone dan makan, intinya menikmati waktu kosong sehabis kuliah.
"Aya nggak masalah sih, Bang. Tentu saja bisa," jawab Ayana, Hoseok membukakan pintu mobil, hari sudah malam, mereka harus segera pulang.
Ayana melanjutkan kembali perkataannya yang terpotong masuk mobil. "Tapi emang Bang Jin nggak keberatan sama Aya? Aya cuma dari keluarga sederhana, Bang, beda sama keluarga Abang," ujar Ayana mengungkapkan kegelisahannya.