Part 80 - Timses

404 63 17
                                        

Backsound chapter ini adalahFavorite Girl - Justin BieberSilakan putar di platform musik yg kalian pakai!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Backsound chapter ini adalah
Favorite Girl - Justin Bieber
Silakan putar di platform musik yg kalian pakai!

Happy Reading!
Enjoy!
.
.
.

"Udah kamu kirim, Sayang?" tanya tante Emily, Elliana mengangguk. Tante Emily mengelus punggung Elliana lembut dan tersenyum teduh.

Tidak lama Jin dan adik-adiknya datang menghampiri tante Emily dan Elliana yang ada di halaman belakang.

"Tan, kenapa gak nunggu kita semua pulang sih? Kan harusnya kita bantu-bantu!" protes Jin karena begitu dia dan adik-adiknya sampai rumah setelah sholat magrib dan isya di masjid, ternyata persiapan makan malam sudah lengkap di halaman belakang.

"Santai ajah, Bang! Cuma nyiapin bahan-bahan sama sayur ajah. Ikannya belum matang kok. Kita bisa lanjut bakar sama-sama, Bang." Jin menghembuskan nafasnya pasrah lalu segera berjalan menghampiri keduanya untuk membantu. Ikan bakarnya ternyata sudah setengah matang.

"Biar Abang ajah yang bakar, Tante dan Kak Ell duduk ajah! Apalagi Kak Ell lagi sakit kan? Mending istirahat, Kak!" titah Jin, meminta kedua perempuan yang dia sayangi itu untuk duduk saja.

"Ya udah, Tante ke dalem dulu yah mau manggil Om sama Di." Jin mengangguk, Diandra dan om Kris memang belum bergabung karena sedang mendiskusikan masalah pekerjaan di ruang kerja atas.

"Kak! Duduk ajah sana! Istirahat!" titah Jin ulang dengan tegas. Karena Elliana malah lanjut membantunya membakar ikan kuwe, dia tidak suka jika perempuan itu sampai sakit lagi.

"Kakak itu udah gak papa, Jin. Lagian wajar kali, banyak cewek yang ngalamin sakit kayak Kakak. Santai ajah," tolak Elliana sambil lanjut mengoleskan bumbu bakar pada ikan yang sedang mereka bakar.

"Kak, ada yang bisa dibantu lagi nggak?" tanya Jimin, Elliana berbalik dan berpikir sejenak.

"Hmm tolong ambilkan nasi ke dalam yah! Pembakarannya tinggal sekali lagi, karena tempat pembakaranya besar jadi semua ikan bisa dibakar bersamaan." Jimin mengangguk, dia menarik kembarannya untuk melakukan apa yang Elliana perintahkan.

"Yoon, bisa bantu? Sini!" Yoongi segera beranjak, padahal dia sengaja tidak inisiatif membantu karena ingin membiarkan abangnya dekat dengan perempuan cantik itu, berdua saja.

"Tolong bolak-balik yah! Ikannya banyak, biar merata semua!" Yoongi mengangguk paham, dia dan Jin membolak balikkan ikan dan mengipasi arang pembakaran, sedangkan Elliana mengoleskan bumbu bakar terus menerus.

"Udah mulai masak dari tadi yah, Kak?" tanya Yoongi membuka obrolan, karena sedari tadi Jin tidak memiliki inisiatif memulai topik baru.

"Heem, abis magrib langsung masak sih, masak sayur-sayuran duluan lalu mulai bakar ikan, ini bakaran kloter kedua." Yoongi menyenggol lengan Jin agar Jin ikut berbicara. Jin menghembuskan nafasnya dan melototkan matanya ke arah adik tertuanya itu. Apalagi dia masih kesal gara-gara ulah tidak sopannya Yoongi tadi sore pada Elliana.

ABANG (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang