Backsound chapter ini adalah
Seribu Pelukan - Raissa Ramadhani
Silakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang! Karena lagunya cukup pendek.
SERIBU PELUKANPUN TAKKAN CUKUP
MENGOBATI RINDUKU PADAMU
Happy Reading!
Enjoy!
.
.
.
Pintu ruang rawat Jin diketuk dari luar, ketiganya bingung, siapa yang datang? Pikir mereka.
Tante Emily beranjak dari duduknya untuk membuka pintu ruangan tersebut. Saat pintu dibuka, masuklah pemuda tampan dengan senyum hangat yang dia lemparkan pada tante Emily. Tentu saja om Kris dan tante Emily terkejut melihat kedatangan pemuda tersebut.
"Idzar?" Tante Emily menyebutkan sebuah nama yang cukup asing ditelinga Jin.
"Bentar yah, Bang," Om Kris melepaskan rangkulan Jin untuk menghampiri istrinya begitu mendengar sebuah nama yang sangat dia kenal di sebutkan istrinya.
"Dzar?" sapanya pangling melihat kedatangan pemuda yang sudah lama dia tunggu kedatangannya.
"Assalamualaikum, Tan, Om?" pemuda yang dipanggil Idzar tersebut langsung mencium tangan pasangan paruh baya itu sopan.
"Waalaikumsalam."
"Kamu pulang? Yang lain mana?" tanya om Kris mencari-cari orang lain yang mungkin saja ada datang juga bersama Idzar.
Abidzar, sosok yang sangat dekat dengan keluarga Prasetya.
"Kita semua pulang kok, Om. Andi sama Jodi balik lagi ke mobil, buah tangan sama ponsel Jodi ketinggalan," jelas Abidzar yang dibalas anggukan paham oleh om Kris.
"Abimu kok nggak ngabarin Om kalau kamu pulang, Dzar?" Om Kris merangkul Abidzar hangat dan menggiringnya masuk ke dalam ruangan agar tidak berdiri saja di dekat pintu masuk.
"Sengaja, Idzar yang minta buat jangan kasih tahu Om. Biar kejutan." Abidzar terkekeh renyah, membuat wajah tampannya semakin menawan.
"Kamu ini!" Om Kris mengusak rambut Abidzar gemas.
Jin yang melihat interaksi hangat itu bingung. Siapa? Pikirnya dalam hati. Tampaknya om Kris sangat akrab dengan pemuda yang bernama Abidzar itu.
"Bang, kenalin, ini Abidzar. Sahabatnya Bang Radi." Jin berusaha menegakkan duduknya, yang langsung di bantu om Kris untuk mengatur ranjang Jin agar lebih nyaman.
"Permisi, selamat siang?" Dua orang yang Abidzar maksud tadi ternyata sudah datang memotong perkenalan Abidzar dengan Jin.
"Masuk-masuk!" Tante Emily menyambutnya dengan hangat, sekalian menutup ruang rawat Jin.
"Om, I'm home!!" seru pemuda bernama Jodi tengil yang langsung menghampiri om Kris dan langsung memeluk om Kris gemas setelah menyalimi tante Emily. Hal itu membuat semua orang terkekeh.
"Om Bro? Rindu padaku tidak?" tanyanya dengan percaya diri.
"Nggak!" jawab om Kris dengan kejam, hal itu membuat tawa mereka semakin kencang. Jin yang belum mengenal mereka pun ikut terhibur juga.
"Kita bingung bawain apa, Tan. Bawain buah, makan siang, dan oleh-oleh dari US." Andi menyerahkan banyak kantong ke tante Emily.
"Makasih yah, Nak. Banyak nih makanannya, kalian pasti belum makan siang kan? Makanya bawa makan siang sebanyak ini ke sini," tebak tante Emily yang sudah hafal sifat mereka bertiga.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABANG (END)
Fanfiction23 Maret 2023 - 29 Maret 2024 INI HANYA FIKTIF BELAKA! PLEASE, NO PLAGIAT! Hanya cerita tentang sebuah keluarga. Berisi tujuh orang bersaudara. Hidup bersama sejak orang tua mereka tiada. . . . Jika ada yang mampir ke sini sesama creator/author wa...
