Part 38 - Abang yang Pergi

1.5K 127 75
                                        

DISCLAIMER!! Part ini pasti banyak typo!!Soalnya 8

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

DISCLAIMER!! Part ini pasti banyak typo!!
Soalnya 8.996 kata!

Maafkan malem kemarin belum rapi karena part ini panjangnya Masya Allah sekali.
Jadilah nggak jadi up malem kemarin + period hari pertama selalu bermasalah diriku wkwkk

Plus galau brutal sama manga Buroto Timeskip
The real Abang yang Pergi ini mah, Boruto ninggalin Himawari.

Geregetan! SARADA!!Boruto udah di depan lo! Peluklah minimal!!Gara-gara Bang Toyib nih bujang gue jadi kulkas!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Geregetan! SARADA!!
Boruto udah di depan lo! Peluklah minimal!!
Gara-gara Bang Toyib nih bujang gue jadi kulkas!!

Sasuke said : "Aku tidak selembut Naruto!"
Boruto said  : "Aku tidak selembut Ayahku!"
.
.
.

Backsound part ini adalah
Nadzira Shafa - RAKIT

Silakan putar di platform musik yg kalian pakai!
Silakan pakai mode putar ulang! Part ini panjang bgt.
Wajib di putar yah guys lagunya!!!
.
.
.

I write this part for someone who has been present in my life story.

Agustus 1997
Teruntuk kamu yang agustus ini
seharusnya berusia 26 tahun.

Hi? Apa kabar?
Pertanyaan yang tidak akan pernah bisa lagi kamu jawab.
Tapi aku yakin kamu sangat bahagia di sana.

Apakah kamu tahu?
Hari itu, di hari kepergianmu aku bahkan tidak meneteskan air mataku, saking tidak percaya kamu pergi secepat itu.
Kepergianmu salah satu kesedihan dalam hidupku.

Terima kasih banyak atas waktu yang kita lalui bersama.
Terima kasih banyak atas obrolan panjang dan diskusi-diskusinya, dari tentang hal sepele, tentang hidup, bahkan tentang trauma yang masing-masing kita punya.

Aku ingat ada satu waktu sebenarnya kamu ada di tempat yang sama denganku.
Harusnya hari itu kamu memberitahuku!
Harusnya kita sempat bercengkerama yang ngobrol panjang di hari dan kesempatan itu.

ABANG (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang