Part 70 - Hari untuk Adek-Adek

854 98 30
                                        

Backsound chapter ini adalahVirgoun - Saat Kau Telah MengertiSilakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Backsound chapter ini adalah
Virgoun - Saat Kau Telah Mengerti
Silakan putar di platform musik yg kalian pakai dengan mode putar ulang!

Don't forger follow me! goresangelap_01

Happy Reading!
Enjoy!
.
.
.

Jin menonton Yoongi yang sedang latihan di studio musiknya untuk showcase-nya minggu depan. Dia melihat Yoongi begitu bahagia dengan musiknya, pikirannya jadi terbang kemana-mana. Yoongi yang melihat Jin datang segera keluar karena latihannya juga sudah dia lakukan sejak pagi.

"Bang? Kenapa nggak bilang sih mau ke kantor gue?" tanya Yoongi sambil menyalimi abangnya.

"Gak papa, Abang bosen ajah di rumah." Jin tersenyum sambil berjalan bersama Yoongi menuju ruangan adik tertuanya itu.

"Abang kesini nggak naik Si Ujang kan?" tanya Yoongi memastikan, dia tidak mau sampai Jin melanggar aturan dokter. Karena jika terjadi apa-apa maka dia akan sangat marah.

"Nggak, Abang seharian ini bakal disupiri Rexa."

"Syukurlah kalo gitu." Yoongi membuka pintu ruangannya dan mempersilakan Jin masuk.

"Di ruangan gue soda semua, Bang. Mau gue pesenin makanan atau minuman dari kantin bawah?" tanya Yoongi sambil mengecek isi kulkas yang ada di ruangannya.

"Nggak usah, Yoon. Abang bawa Jus buah sendiri kok." Jin memperlihatkan tumblr yang dia bawa dari rumah. Yoongi mengangguk paham, lalu meraih satu kaleng minuman soda untuk dirinya sendiri.

"Lo kesini mau sidak yah, Bang? Gue belum siap buat di audit tahu!" Yoongi memajukan bibirnya karena merasa terintimidasi. Jin tertawa melihat itu, sebegitu menyeramkan kah dirinya?

"Nggak, Yoon. Abang kesini cuma mau nengok kamu sebentar ajah sambil nganter makan siang." Jin meletakkan kantong berisi makanan.

"Abang masak? Kan udah dibilang jangan capek-capek dulu! Lagian belum jam makan siang." Yoongi langsung mengomeli abangnya yang keras kepala itu.

"Abang beli dari luar, tenang ajah!"

"Syukur kalau gitu. Jadi Abang kesini mau ngecek apa? Biar gua cari filenya," tanya Yoongi sambil menyalakan PC miliknya.

"Nggak ada, justru Abang mau tanya ada yang kamu ada masalah nggak? Ada yang perlu Abang bantu?" tanya Jin serius.

"Hmm dealing kemarin lancar sih, cuma ya gitu klien banyak maunya, padahal mereka yang mau dan nawarin duluan tap in ke kita. Jadi terpaksa gue tolak, bikin ribet tapi harga nggak masuk akal. Brandnya sih gede tapi duit yang keluar nggak mau gede. Gue salah nggak sih Bang nolak brand gede gini?" tanya Yoongi, dia menyerahkan agreement yang tidak jadi disepakati kemarin. Jin mempelajari berkas tersebut dan mengangguk-nganggukkan kepalanya.

ABANG (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang