23 Maret 2023 - 29 Maret 2024
INI HANYA FIKTIF BELAKA!
PLEASE, NO PLAGIAT!
Hanya cerita tentang sebuah keluarga.
Berisi tujuh orang bersaudara.
Hidup bersama sejak orang tua mereka tiada.
.
.
.
Jika ada yang mampir ke sini sesama creator/author wa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jin meremas tangan Jimin saat dadanya terasa semakin sesak.
'Hhhhhh.'
Dada Jin terangkat saat dia berusaha menarik nafas panjang. Tapi seluruh badan Jin melemas sedetik kemudian dengan mata yang kembali tertutup.
"Abang!!" Jungkook menggoyangkan badan Jin yang berada di pangkuannya.
"Bang?" Namjoon menepuk pipi Jin tapi tidak ada respon sama sekali.
Taehyung yang sedari tadi hanya diam tidak banyak bicara sekarang tidak kuasa menahan tangis.
"Bang?? Abang?" panggil Hoseok berusaha membangunkan Jin.
Jimin tetap menggenggam tangan lemas Jin dengan air mata berderai.
"Gak bisa! Gak bisa!" tukas Yoongi.
"Ke rumah sakit sekarang!" putus Yoongi final.
Belum juga adik-adiknya merespons, suara Ken menginterupsi mereka. Ken datang dengan banyak bawaan di tangannya.
"Kalian minggir dulu!" titah Ken yang baru datang.
"Bang Ken?!" seru semua orang.
"Minggir gue periksa Jin dulu!" perintah Ken ulang.
Semua segera bergerak cepat, begitu juga Jungkook membaringkan kembali badan Jin yang sedari tadi ada di pangkuannya.
Untunglah saat menerima kabar ini Ken memang sudah dalam perjalanan menuju rumah Jin. Dia ingin mengecek keadaan sahabatnya. Perasaannya tidak tenang sejak memeriksa Jin pagi tadi. Ternyata firasatnya benar.
Ken dengan cekatan segera memeriksa Jin, dia memasang oximeter pada jari Jin, dia juga segera melakukan pemeriksaan dasar lainnya. Setelah selesai dia segera memakaikan masker oksigen ke wajah Jin. Setelahnya, dia segera mengganti infus Jin yang sudah hampir habis, lalu menginjekan obat ke dalamnya.
Ken segera mengeluarkan ponsel dari saku snellinya. "Jalan Pemuda No. 233!" ujarnya singkat.
Ken segera berdiri menghadap semua adik Jin yang berada di belakangnya, wajah mereka kentara sangat cemas.
"Gue udah telepon ambulance, biar lebih cepat nyampe rumah sakit." Mendengar pernyataan Ken semua adik Jin semakin cemas dan gelisah.
"Kalian jangan panik!" peringat Ken.
"Dalam waktu kurang dari lima menit ambulance akan sampai. Kalian bersiaplah! Berkemas untuk kalian semua, karena Abang kalian harus opname. Nanti yang menemani di ambulance denganku cukup dua orang, sisanya kalian bawa mobil kalian saja, sekalian salah satu dari kalian bawa mobil gue juga!" Tanpa menghiraukan jawaban adik-adik Jin Ken kembali balik badan untuk mengontrol keadaan Jin, takut terjadi sesuatu yang fatal.
"Abang dan Hoseok berkemas sekalian ke rumah sakit dengan mobilmu, Seok! Taehyung bawa mobil Bang Ken! Namu temani dia! Yang ikut ambulance nanti Kookie dan Jimin!" Perintah Yoongi membagi tugas dan semua adiknya segera bergerak secepat yang mereka bisa.