brakkkkkk!
Pintu toilet bandar udara Istanbul itu tertutup dengan cukup kencang. Siapa pelakunya? tentu saja itu kucing milik Lisa yang tidak sabaran ingin menerkam suaminya yang hari ini membuatnya melayang dengan ketinggian 10.000 kaki.
"apa boleh seromantis itu hubby hum? kau membuatku tak sabar ingin menikmati mu" kata Jennie. Dia menerkam bibir Lisa dengan buas seakan-akan tidak ada hari esok. Mereka berciuman, dipenuhi nafsu yang sudah ditahan sejak di pesawat tadi. Jika pesawat masih memiliki waktu lebih lama untuk landing, mungkin mereka akan melakukannya di toilet pesawat.
Perlu diingat juga, jika Jennie baru saja selesai masa period nya. Jennie pikir liburan kali ini jika ada kesempatan bisa bercinta maka dia akan bercinta terus bersama suaminya ini.
"uh hey honey, calm down baby...ini toilet umum, kita bisa melakukannya disini tapi keep silent oke? jangan terlalu berisik, atau kita akan dikembalikan ke Korea Selatan karena berbuat asusila disini" ujar Lisa.
"mmmm iya sayang, cepatlah aku tidak kuat. milikku sudah basah dan gatal bby" lirih Jennie.
Lisa pun kembali mencium Jennie dengan semangat, dia perlu mengontrol Jennie agar tidak terlalu berisik. Koper mereka belum dibawa, baru turun dari pesawat Jennie segera menarik Lisa ke arah toilet, dan jadilah mereka di bilik toilet sekarang.
Dengan tergesa Lisa membuka celana dan celana dalam milik Jennie, sedangkan untuk bajunya Lisa hanya menaikannya ke atas agar dia leluasa dalam memainkan payudara milik istrinya ini.
"your pussy so wet honey, gemas sekali hum sudah basah hanya mendengar aku berbicara hehe...aku akan lebih rajin berbicara jika begitu"
"sayang ayolah jangan becanda terus ih" omel Jennie.
Mencium bibir, pipi dan menjilat kuping Jennie membuat tubuh Jennie semakin bergetar. Ciuman itu turun terus menuju payudaranya, "hap" Lisa menghisap puting milik Jennie secara bergantian kanan dan Kiri, tangannya pun bertugas dibawah sana. Membelai dan memainkan vagina Jennie.
"ahhhh enak hubby" rintih Jennie dengan suara tertahan dia ingat jika ini di tempat umum, tidak mungkin dia mendesah nikmat dengan keras kan.
Milik Lisa sudah tegang, Lisa membuka ikat pinggangnya dengan cepat dan menurunkan celana dan celana dalamnya sampai lutut. Tangan Jennie diarahkan ke penis tegang nya itu. "uhhh wifey tanganmu lembut honey"
Jennie memijat perlahan milik Lisa, membuat Lisa gelisah. Karena sama-sama sudah tak tahan, Lisa pun kini menutup kloset agar dia bisa duduk disana, membawa Jennie ke atas pangkuannya.
Tangan Jennie mengarahkan penis Lisa ke lubang kenikmatan. Dan BLESHHHH, Jennie mulai menunggangi Lisa. Posisi ini Jennie juaranya, dia bisa membuat Lisa frustrasi karena kenikmatan yang berlebih.
"astaga kau membuatku gila honey"
Jennie terus menunggangi Lisa seolah dia sedang menaiki kuda. Naik, turun, maju, mundur, memutar dan gaya zig-zag Jennie jagonya. Dengan gaya seperti ini biasanya Lisa akan lebih cepat cum.
Keringat yang mengalir di pelipis mereka membuat bilik itu terasa sangat panas. Decekan ciuman, dan suara beradunya kulit keduanya membuat sensasi bercinta menjadi lebih terasa.
"aku sampai hon, ahhh aku sampai...honeyyy omg hon aaaaaaahhhhh"
Lisa menyemburkan spermanya, itu melimpah karena sampai keluar dan menetes ke paha Lisa. "ahhh huh huh enak hubby..kita lanjut di hotel oke...aku tersiksa karena tidak bisa mendesah" bisik Jennie
Lisa mengangguk, karena dia juga sudah puas dengan permainan Jennie tadi, apalagi jika dilanjut di hotel. Lisa akan sangat senang hati menerima itu hihihi
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Wedding Story
RomanceIn marriage, it's not about finding someone you can live with. It's about finding someone you can't live without. Lika-Liku perjalanan pernikahan Lalisa Manoban seorang Kapten Pilot Korean Air dan Jennie Kim seorang Dokter Anak di Asan Medical Cente...
