Wisuda

1.4K 149 6
                                        

Jennie tersenyum senang membaca pesan Limario yang mengatakan bahwa Jisoo yang akan menjemputnya sebentar lagi.

"Nini udah siap?" Tanya Tiffany ketika melihat Jennie sibuk dengan ponselnya sejak tadi, Jennie sontak menganggukkan kepalanya.

"Udah mah, gini ajalah. Biar nggak ribet juga" Jawab Jennie karna dia dan Tiffany akan ikut datang ke acara wisuda Limario.

"Gapapa kan papa nggak bisa dateng?" Tanya Tiffany merasa sangat menyesal karna Siwon tak bisa ikut hadir di acara wisuda Limario.

"Gapapa, Lim juga ngertiin kok. Tapi Nini mohon banget sama mama, kalau bisa nanti pas wisuda Nini, mama sama papa harus ada" Jawab Jennie yang membuat Tiffany menganggukkan kepalanya.

"Jisoo yang jemput kesini?" Tanya Tiffany karna Jennie dan juga Tiffany memutuskan untuk menginap di hotel.

"Iya mah, baru mau jalan dia katanya" Jawab Jennie sembari mengecek ponselnya terlebih dahulu.

"Huft" Tiffany menghela nafasnya sejenak memikirkan bagaimana jika nanti Siwon kembali membuat Jennie kecewa.

"Ayo mah, Jisoo udah di lobby katanya" Ajak Jennie sembari mengambil tasnya, Tiffany sontak mengangguk dan mengikuti Jennie.

"Halo tante" Sapa Jisoo tersenyum melihat Tiffany dan juga Jennie yang baru saja keluar dari lift.

"Sendiri aja?" Tanya Tiffany ketika Jisoo menyalimi tangannya, Jisoo sontak menggelengkan kepalanya.

"Sama Rose tante, dia lagi ngangkat telfon dari Irene" Jawab Jisoo sembari menunjuk Rose yang tengah berbicara dengan Irene melalui sambungan telfon.

"Seulgi sama Irene emangnya belum dateng?" Tanya Jennie penasaran kenapa Irene menelfon Rose.

"Mereka nyusul katanya, harus nunggu nyokap sama bokapnya Seulgi" Jawab Jisoo sementara Jennie hanya mengangguk seolah paham.

"Nyokap sama bokap lo gimana?" Tanya Jennie pada Jisoo yang beberapa mengecek ponselnya sendiri.

"Mereka udah mau jalan katanya, ayo kita juga jalan" Ajak Jisoo ketika melihat Rose telah selesai menelfon.

"Maaf ya tante, kak. Tadi ngangkat telfon dulu" Ujar Rose sembari menyalim tangan Tiffany dan juga memeluk Jennie sekilas.

"Gapapa Rose, ayo kita jalan" Ajak Tiffany berjalan dengan merangkul Rose menuju kearah mobil milik Jisoo terparkir.

"Gimana hubungan lo sama Rose?" Tanya Jennie yang berjalan bersama dengan Jisoo tepat dibelakang Tiffany dan Rose.

"Ya nggak gimana-gimana, not something special. Kadang gue pengen move on, tapi selalu aja kehalang karna nggak bisa ninggalin dia" Jawab Jisoo tersenyum melihat bagaimana akrabnya Tiffany dengan Rose.

"Nyokap sama bokap lo kenal sama dia?" Tanya Jennie yang langsung mendapat anggukan dari Jisoo.

"Nyokap sama bokap malah ikutan suka sama dia, lo tau kan Rose gimana" Jawab Jisoo yang membuat Jennie merasa sedikit kasihan dengan Jisoo.

"Sabar aja, siapa tau lo sama dia beneran berjodoh" Ujar Jennie yang membuat Jisoo tersenyum simpul mendengar hal tersebut.

"Gue juga berharap kayak gitu sih" Ujar Jisoo sembari membuka mobil melalui kunci yang ada ditangannya.

"Biar tante dibelakang aja, Rose sama Jisoo didepan" Ujar Tiffany ketika Rose membukakan pintu untuknya.

"Gapapa nih tante?" Tanya Rose merasa sedikit tak enak jika dia harus duduk didepan bersama dengan Jisoo.

"Gapapa dong" Jawab Tiffany sembari tersenyum dan membuka pintu belakang bersama dengan Jennie.

"Seatbeltnya" Ujar Jisoo pada Rose yang sejak tadi fokus pada ponselnya, Rose sontak terkejut karna tiba-tiba saja Jisoo memasangkan seatbelt untuknya.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang