Jennie tersenyum melihat baby Ella yang sudah mulai bisa merangkak sembari memainkan mainannya sendiri.
"Bunda kerja dulu ya dek" Ujar Jennie mulai mendesign beberapa baju untuk dipajang dibutik miliknya.
"Bu" Gumam baby Ella tapi Jennie tak mengidahkannya, baby Ella sontak memilih merangkak menuju kearah ruang makan.
"Uuu" Ujar baby Ella ketika melihat adanya Kuma sedang bermain dengan boneka khusus miliknya sendiri.
"Bu" Panggil baby Ella tapi tidak ada jawaban sama sekali dari Jennie apalagi jarak keduanya sudah cukup berjarak.
"A" Gumam baby Ella sembari mencoba memegang Kuma, Kuma sontak menggonggong pada baby Ella tapi baby Ella tak takut padanya.
"Uuu" Ujar baby Ella mengikuti Kuma yang sudah berjalan menjauh padanya sembari membawa boneka miliknya.
"Mm" Ujar baby Ella ketika melihat Kuma sedang makan makanannya sendiri, baby Ella sontak duduk didekat Kuma dan hendak mengambil makanan milik Kuma.
"Eh, jangan non Ella" Ujar mba Inem yang untungnya baru saja kembali setelah memberi makan kucing peliharaan Limario.
"Aduh, untung mba liat" Ujar mba Inem yang kini sudah menggendong baby Ella karna hampir saja memakan makanan milik Kuma.
"Adek" Panggil Jennie yang panik ketika tak melihat adanya baby Ella didekatnya, Jennie sontak merasa lega ketika melihat baby Ella sedang digendong oleh mba Inem.
"Kenapa mba?" Tanya Jennie ketika mendekat dan ternyata baby Ella sedang menangis karna tidak diberi apa yang dia mau.
"Maaf bu, tadi saya lihat non Ella mau makan makanannya Kuma. Makanya saya langsung cegah" Jawab mba Inem sembari memberikan baby Ella pada Jennie.
"Ha? Makanannya Kuma?" Tanya Jennie kaget mendengar hal tersebut, Jennie kemudian melihat Kuma masih memakan makanannya.
"Astaga adek, gimana coba kalau nggak ada mba" Ujar Jennie benar-benar tak habis pikir dengan baby Ella.
"Yaudah mba, makasih ya" Ujar Jennie membawa baby Ella yang masih menangis karna menginginkan makanan milik Kuma.
"Nih, makan snacknya adek aja" Ujar Jennie menyerahkan snack khusus bayi agar baby Ella bisa memakannya.
"Mm" Ujar baby Ella yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya karna baby Ella baru bisa berbicara dengan hanya satu atau dua uruf saja.
"Halo cucu oma" Sapa Tiffany yang baru saja datang setelah beberapa bulan berada di New York untuk mengurus bisnisnya sendiri.
"Loh? Mama kapan pulang?" Tanya Jennie memeluk Tiffany sebentar sementara baby Ella masih fokus memakan snack miliknya.
"Baru aja, tadi mama mampir ke perusahaan sebentar sama mama tadi ke butik kamu tapi kata pegawai kamu, kamunya lagi nggak masuk" Jawab Tiffany tersenyum melihat baby Ella yang tidak mengidahkan dirinya dan fokus pada snack yang sedang dia makan.
"Iya, semenjak ada si adek juga Jennie banyak kerja dari rumah karna sekarang si adek tuh udah bisa merangkak dan bisa masukin apa aja kedalam mulutnya" Jelas Jennie menjelaskan alasan kenapa dia banyak bekerja dari rumah.
"Terus abangnya kemana?" Tanya Tiffany karna tak melihat tanda-tanda keberadaan baby Seong.
"Ikut ayahnya, jadi aku sama Lim bagi tugas mah. Kalau misal Lim bawa abang, aku bawa adeknya" Jawab Jennie menjelaskan dimana baby Seong berada.
"Sayang, sama oma yuk" Ujar Tiffany yang membuat baby Ella baru mendongkak karna merasa ada orang didepannya.
"Astaga Nini, ini mah versi mini kamu" Ujar Tiffany ketika melihat perubahan wajah baby Ella sekarang.
