Adek Baru

1.3K 162 3
                                        

Jennie tersenyum setelah selesai memandikan serta memainkan baju untuk baby Ahyeon, sedangkan Limario harus kembali bekerja karna selain mengurus perusahaannya, Limario juga harus mengontrol butik Jennie selama Jennie mengambil cuti lahiran.

"Udah wangi adek nih" Ujar Jennie mencium pipi baby Ahyeon sedangkan baby Ahyeon hanya memperhatikannya saja.

"Kita ke kakak ya? Bunda harus buatin cemilan buat kakak, entar kakak ngambek" Cerita Jennie sembari menggendong baby Ahyeon dan membawanya ke arah ruang tengah.

"Kakak" Panggil Jennie yang membuat baby Ella mendongkak karna mendengar suara Jennie.

"Wih, kakak lagi main rumah-rumahan?" Tanya Jennie ketika melihat baby Ella sedang bermain dengan mainan rumah-rumahan yang dibelikan oleh Seulgi dan Irene karna ulah Jisoo yang memanas-manasi baby Ella.

"Hm" Jawab baby Ella yang membuat Jennie tersenyum mendengar jawaban baby Ella, karna semenjak memiliki adek, baby Ella banyak menghindar dari adeknya.

"Adek mau main sama kakak, boleh?" Tanya Jennie yang membuat baby Ella langsung menggelengkan kepalanya tanda menolak.

"Yahhh, dek. Kakak nggak mau main sama adek, gimana dong?" Tanya Jennie pada baby Ahyeon sementara baby Ella nampak tak peduli sama sekali.

"Masa adek harus main sama bunda si kak?" Tanya Jennie yang membuat baby Ella menghela nafasnya dengan malas.

"No ploblem, bunda can play wit Ahyeon" Jawab baby Ella dengan santainya sementara Jennie hanya bisa tersenyum mendengar panggilan baby Ella kepada baby Ahyeon.

"Kakak nggak mau panggil dengan sebutan adek aja? Atau dedek kayak yang bunda sama ayah saranin?" Tanya Jennie karna setelah berdiskusi, Limario dan Jennie memutuskan untuk tetap memanggil baby Ella dengan sebutan adek sementara baby Ahyeon nantinya akan dipanggil dengan sebutan dedek tapi baby Ella tetap menolaknya.

"No" Jawab baby Ella fokus bermain dengan mainannya sendiri dan tidak mengidahkan Jennie sama sekali.

"Kasihan loh adeknya, pengen main sama kakak" Ujar Jennie yang membuat baby Ella tak peduli sama sekali dan hanya fokus pada mainannya saja.

"Astaga, kenapa dulu sifatku kayak gini sih? Nurun kan ke anak-anakku" Gumam Jennie pada dirinya sendiri.

"Kak, bunda boleh minta tolong? Jagain adek ya? Bunda harus buatin cemilan dulu buat kakak" Ujar Jennie yang mencari cara agar baby Ella dapat memperhatikan baby Ahyeon.

"Sebentar aja kak, kan tadi kakak minta cemilan kayak kemarin kan? Biar bunda buatin dulu" Sambung Jennie mencoba menyakinkan baby Ella agar mau menjaga adeknya walau hanya sebentar.

"Allight, no co long bunda" Ujar baby Ella ketika melihat Jennie meletakkan baby Ahyeon tepat didekatnya agar bisa menjaganya.

"Iya sayang, sebentar ya adek. Adek sama kakak dulu" Ujar Jennie mencium pipi baby Ahyeon dan juga baby Ella.

"Tolong ya kak, sebentar aja" Ujar Jennie mengusap rambut baby Ella kemudian berlalu untuk membuatkan cemilan seperti yang baby Ella inginkan.

"No noisy" Ujar baby Ella pada baby Ahyeon yang hanya diam sembari menatapnya dengan bingung.

"Ibu lagi apa?" Tanya mba Inem ketika melihat Jennie sedang berdiri didekat ruang makan sembari memperhatikan kedua anaknya.

"Itu loh mba, gimana caranya biar si kakak bisa lebih perhatiin adeknya" Ujar Jennie yang membuat mba Inem nampak ikut berpikir.

"Gimana kalau keluarin Kuma aja bu? Kemarin kan den Seong pas non Ella masih kecil, langsung sigap pas Kuma mau ngedeketin" Saran mba Inem yang membuat Jennie langsung tersenyum mendengar hal tersebut.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang