Limario tersenyum tatkala melihat Jennie yang baru saja membukakan pintu untuknya, Jennie sontak berlari dan menghambur dalam pelukan Limario.
"Ugh, kangen banget" Ujar Jennie yang tidak terlalu terdengar dengan jelas karna wajahnya yang sudah bersandar penuh pada Limario.
"Miss you too, Nini" Balas Limario sembari mengusap perlahan rambut Jennie, Jennie sontak tersenyum dalam pelukan Limario.
"Diajak masuk dong Limnya sayang" Ujar Siwon ketika melihat Jennie tengah memeluk erat Limario didepan pintu rumah mereka.
"Pah, gimana kabarnya?" Tanya Limario sembari tersenyum pada Siwon yang sepertinya sedang cuti.
"Baik, kamu gimana?" Tanya Siwon sembari menggelengkan kepalanya melihat Jennie yang masih tak mau melepaskan Limario.
"Puji Tuhan juga baik pah, mama mana?" Tanya balik Limario mencari keberadaan Tiffany yang tumben sekali tidak ada dirumah.
"Mama lagi keluar negeri karna grandpanya Jennie lagi sakit" Jawab Siwon yang membuat Limario mengangguk tanda mengerti.
"Nini, itu Limnya disuruh masuk dulu" Ujar Siwon benar-benar tak habis pikir dengan tingkah anaknya yang seakan tak mau melepaskan Limario.
"Yaudah iya pah, iya" Ujar Jennie kesal juga selalu dipanggil Siwon agar mengizinkan Limario untuk masuk kedalam rumah mereka.
"Mau minum apa Lim? Biar om bilangin ke mba" Tanya Siwon yang membuat Limario merasa tak enak.
"Gapapa pah, biar nanti Lim sendiri yang ngambil dibelakang" Jawab Limario yang membuat Siwon mengangguk tanda paham.
"Yaudah, papa ke kamar dulu kalau kayak gitu" Ujar Siwon berlalu setelah mengusap dengan lembut rambut Jennie.
"Udah baikan sama papa?" Tanya Limario sembari memperhatikan Jennie yang sedang mencari film untuk mereka tonton.
"Udah, papa pelan-pelan mau berubah katanya tapi nggak tau ya beneran atau enggak" Jawab Jennie masih sedikit ragu pada Siwon.
"Yaudah, coba percaya dulu aja sama papa. Nggak ada salahnya juga kan?" Tanya Limario yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Aku ambilin minum bentar ya, habis itu baru kita jalan" Ujar Jennie berlalu setelah memutar film yang tadi dia pilih.
"Makasih ya sayang" Ujar Limario sebelum Jennie berlalu, Jennie sontak mengangguk dan berlalu kearah dapur untuk mengambilkan air minum untuk Limario.
"Jus jeruk gapapa?" Tanya Jennie yang baru saja datang dengan nampan berisi dua gelas jus jeruk serta snack untuk menemani mereka beristirahat sejenak sebelum harus pergi lagi.
"Gapapa, sini duduk" Ujar Limario menarik pelan tangan Jennie untuk duduk disampingnya.
"Capek ya?" Tanya Jennie mengusap pelan rambut Limario yang memilih bersandar pada bahu Jennie.
"Lumayan, tapi semua capekku ilang pas lihat kamu" Jawab Limario kemudian tertawa karna Jennie menarik hidungnya dengan kesal.
"Kadoin apa ya buat Seulgi sama Irene?" Tanya Jennie sembari menyuapi snack pada Limario yang fokus menonton film.
"Hm? Apa ya? Belum kepikiran" Jawab Limario karna dia juga tidak tau harus memberi apa untuk Seulgi dan juga Irene.
"Bingung juga aku, dari kemarin mikirin ini sama yang lain" Ujar Jennie karna baik dia, Solar, Joy bahkan Rose masih bingung ingin menghadiahkan apa untuk Seulgi dan juga Irene.
"Aku nggak tau sayang, bener-bener belum kepikiran bahkan kak Moonbyul sama yang lainnya juga belum kepikiran mau ngasih apa" Ujar Limario karna sama seperti mereka, Limario dan juga yang lain masih belum tau ingin membelikan apa untuk Seulgi dan juga Irene.
