Anak Ketiga?

1.2K 146 2
                                        

Jennie menghela nafasnya sejenak karna merasakan pusing serta mual sejak kemarin, tapi Jennie memilih menyimpannya sendiri karna tau bahwa Limario sedang banyak pekerjaan yang harus diurus.

"Duh, kenapa kayak gini sih?" Tanya Jennie pada dirinya sendiri sembari memijati kepalanya sendiri.

"Bunda" Panggil baby Seong yang masuk bersama dengan baby Ella karna sejak sarapan bersama, Jennie tidak keluar kamar sama sekali.

"Bunda okay?" Tanya baby Ella sembari memegang beberapa kertas ditangannya tanda mereka berdua akan kursus kembali.

"Bunda okay bang, dek. Bunda lagi pengen istirahat sebentar aja" Jawab Jennie tersenyum melihat kedua anaknya tersebut.

"Let adek cek" Ujar baby Ella mengulurkan tangannya kearah kening Jennie, Jennie sontak tersenyum dan sedikit menunduk kearah baby Ella agar tangannya dapat sampai di keningnya.

"No hot abang" Jawab baby Ella melaporkan kondisi Jennie pada baby Seong, baby Seong sontak ikut mengecek.

"Iya, bunda nggak sakit. Bunda cuman pengen istirahat sebentar aja" Ujar Jennie tersenyum karna kedua anaknya khawatir padanya.

"Audah, abang ama adek elajal ulu ya bunda" Ujar baby Seong yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya.

"Semangat ya belajarnya, bilang sama miss Cuwi kalau bunda lagi istirahat sebentar" Ujar Jennie mengusap puncak kepala kedua anaknya.

"Letgo abang" Ajak baby Ella yang sangat bersemangat untuk kembali kursus dan karna kursus inilah baby Ella benar-benar hampir menggunakan bahasa Inggris 100%.

"Huft" Jennie menghela nafasnya ketika mendengar bunyi pintu tertutup tanda bahwa kedua anaknya sudah keluar.

"Ugh, bener-bener mual terus" Gumam Jennie segera berlari kearah kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.

"Bentar" Ujar Jennie baru teringat sesuatu, Jennie sontak mengambil ponselnya dan melihat tanggal sekarang.

"Ha? Jangan bilang...." Ujar Jennie segera mencari testpack yang sengaja dia siapkan entah untuk apa.

"Haah" Jennie benar-benar tak percaya ketika melihat hasil testpack yang ada ditangannya, Jennie sontak menyentuh perutnya sejenak.

"Maafin bunda ya sayang, bunda nggak tau kalau udah ada kamu disini" Ujar Jennie merasa senang dan juga bahagia tapi Jennie takut memberitahu berita bahagia tersebut pada Limario apalagi pada baby Ella.

"Rajin banget yang lagi belajar" Ujar Jennie tersenyum melihat betapa seriusnya kedua anaknya dalam belajar bahasa Inggris.

"You okay Jen? Tadi kata anak-anak kamu perlu istirahat" Tanya Tzuyu yang menjadi dekat dengan Jennie setelah akhirnya Jennie menerima Tzuyu menjadi guru kursus kedua anaknya.

"Iya kak, gapapa kok. Kecapean dikit" Jawab Jennie tersenyum melihat bagaimana baby Ella tengah fokus mengerjakan sesuatu sembari bergumam kecil.

"Gimana ya nanti bilangnya" Gumam Jennie pada dirinya sendiri ketika melihat bagaimana baby Ella meminta bantuan pada baby Seong.

"Say bye to miss Cuwi" Ujar Jennie yang mengantar Tzuyu sampai kedepan rumah bersama dengan kedua anaknya.

"Bye bye iss Cuwi" Ujar keduanya secara kompak, Tzuyu sontak tersenyum dan melambaikan tangannya pada kedua bocah tersebut.

"Bunda, adek wana kukis" Ujar baby Ella yang membuat Jennie mengangguk dan menyuruh keduanya untuk duduk bersama di ruang tengah sembari menunggu Jennie mengambilkan cookies kesukaan mereka.

"Ini kak" Ujar Jennie menyimpan cookies untuk baby Ella dan juga baby Seong, baby Ella sontak mengerutkan keningnya mendengar panggilan Jennie padanya.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang