Pesawat?

1K 117 1
                                        

Limario menutup berkas dokumen yang ada ditangannya kemudian menghela nafasnya sejenak melihat Moonbyul yang tersenyum padanya.

"Pusing dua kali ini mah" Ujar Limario memberikan kembali dokumen yang sudah dia tandatangani tadi.

"Loh? Ini bisa dipakai dalam jangka panjang selain ngidamnya istri lo sendiri" Ujar Moonbyul sedangkan Limario hanya bisa menghela nafasnya dengan malas.

"Iya deh iya, thanks ya kak" Ujar Limario kemudian tersenyum pada baby Lia yang kebetulan ikut dengan Moonbyul.

"Jadinya baby Lia bareng sama lo terus nih kak?" Tanya Limario sembari mengusap puncak kepala baby Lia.

"Iya, kan Solar harus jagain baby Ningning. Nggak mungkin juga gue biarin dia ngurus mereka berdua barengan" Jawab Moonbyul karna biar bagaimanapun Solar baru saja melahirkan, akan lebih sulit jika baby Lia ikut dijaga oleh Solar.

"Yaudah, nanti selebihnya biar gue urus ya" Ujar Moonbyul karna dia harus kembali bekerja lagi.

"Ayo kak" Ajak Moonbyul pada baby Lia yang sedang bermain dengan bonekanya, baby Lia sontak meminta gendong pada Moonbyul.

"Bye baby Lia" Ujar Limario melambaikan tangannya pada baby Lia sedangkan baby Lia ikut melambaikan tangannya pada Limario.

"Huft" Limario menghela nafasnya karna akhirnya apa yang sudah menjadi bebannya beberapa hari ini telah selesai dia urus.

"Yah" Sapa baby Seong yang datang bersama dengan Jennie, baby Seong yang sudah turun dari gendongan Jennie langsung berlari kearah Limario.

"Abang baru dateng nih? Padahal tadi ada kakak Lia loh" Ujar Limario sembari menggendong baby Seong.

"Di bis antol unda" Jawab baby Seong yang membuat Limario tersenyum kemudian mengusap rambutnya.

"Ngapain aja dikantor bunda?" Tanya Limario yang kini memangku baby Seong sembari duduk disamping Jennie.

"Di ain bil" Jawab baby Seong sembari memikirkan apa yang tadi dia lakukan dikantor Jennie.

"Abang jagain dedek nggak?" Tanya Limario sembari membuka mulutnya karna Jennie ingin menyuapinya makan siang.

"Again dedek, adi ata unda dedeknya endang-endang" Jawab baby Seong ikut membuka mulutnya karna Jennie juga ikut menyuapi baby Seong.

"Makan dulu ya, nanti cerita lagi" Ujar Limario sembari mendudukkan baby Seong di karpet agar bisa makan sendiri.

"Sini, biar aku yang suapin kamu juga" Ujar Limario mengambil alih tempat makan untuknya agar bisa menyuapi Jennie juga.

"Dedek masih nendang-nendang?" Tanya Limario yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya.

"Kayaknya dedek beneran pengen nerbangin pesawat deh sayang" Ujar Jennie yang membuat Limario langsung diam seketika.

"Iya, sebentar ya sayang. Masih aku usahain" Ujar Limario sembari menyuapkan makanan pada Jennie.

"Iya deh" Ujar Jennie karna dia juga tak mungkin memaksa Limario untuk hal itu apalagi pasti susah untuk memiliki izin dan lain-lain.

"Aku coba ya sayang, aku bakal usahain" Ujar Limario sembari mengusap perut Jennie yang sudah agak membesar.

"Oh iya, gimana hari ini?" Tanya Jennie sembari menerima suapan dari Limario, Limario sontak menghela nafasnya sejenak.

"Banyak kerjaan yang harus diselesaikan terus juga tadi ada kak Moonbyul dateng" Jawab Limario yang membuat Jennie mengerutkan keningnya dengan bingung.

"Kenapa kak Moonbyul kesini? Ada urusan kah?" Tanya Jennie penasaran kenapa Moonbyul datang ke kantor Limario.

"Iya, ada urusan yang harus kita berdua urus" Jawab Limario yang membuat Jennie ingin bertanya lagi tapi diurungkan karna baby Seong sudah menyelesaikan makannnya.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang