Kursus

1K 132 2
                                        

Limario tersenyum melihat Jennie yang banyak diamnya beberapa hari ini hanya karna anak pertama mereka menginginkan adek lagi.

"Yaudah sayang, nggak usah terlalu dipikirkan juga" Ujar Limario sembari merapikan kemejanya.

"Tapi kan kamu tau sendiri abang nagih mulu beberapa hari ini" Jawab Jennie entah kenapa baby Seong selalu meminta adek juga bukan hanya ucapan yang keluar saja.

"Nanti kita coba pikirin lagi deh" Ujar Limario bingung juga harus apa karna bukan hanya meminta pada Jennie, baby Seong juga meminta pada Limario.

"Tapi emang kalau punya adek lagi, si adek mau?" Tanya Limario penasaran apakah baby Ella mau punya adek lagi atau tidak.

"Nah itu dia, aku takutnya entar udah jadi malah si adek yang nggak terima" Jawab Jennie karna berbeda dari baby Seong, baby Ella justru tak banyak meminta tentang adek atau apapun itu.

"Entahlah, aku jadi pusing mikirinnya" Ujar Jennie memilih berdiri sembari mengikat rambutnya untuk membuat sarapan.

"Titip bangunin anak-anak ya yah, bunda mau masak dulu" Ujar Jennie sebelum berlalu sedangkan Limario masih fokus memasang jam tangan di pergelangan tangannya.

"Udah bangun ternyata princessnya ayah" Ujar Limario ketika membuka pintu kamar baby Ella, baby Ella mengucek matanya sebentar kemudian meminta gendong pada Limario.

"Di adek umscale ayah" Cerita baby Ella yang membuat Limario tersenyum sembari mengusap punggung baby Ella.

"Oh ya? Adek mimpi jumpscare apa?" Tanya Limario berjalan kearah kamar baby Seong yang masih tertutup.

"Eam onstel" Jawab baby Ella yang membuat Limario tersenyum karna melihat bagaimana cara baby Ella bercerita.

"Den Seong lagi mandi tuan" Ujar sang suster yang hendak membawa handuk, Limario sontak mengangguk dan segera keluar bersama baby Ella.

"Adek" Panggil Limario yang kini sudah duduk berdua didepan ruang tengah sembari mencari kartun favorit baby Ella.

"Yes ayah?" Tanya baby Ella yang sibuk mencari kartun favoritnya sedangkan Limario bingung harus apa sekarang karna Limario harus menanyakan apakah baby Ella mau punya adek atau tidak.

"Kalau misalnya adek punya adek, mau nggak?" Tanya Limario yang membuat baby Ella mengerutkan keningnya dengan bingung.

"Kayak kak Karin, kak Karin kan punya adek baru namanya adek Yeri" Jelas Limario menjelaskan pada baby Ella mengenai arti perkataan Limario tentang memiliki adek.

"Ike adek Eli?" Tanya baby Ella yang membuat Limario menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

"No ayah, anti adek no adek gain" Jawab baby Ella yang membuat Limario menghela nafasnya karna ucapan Jennie ternyata benar, baby Seong menginginkan seorang adek lagi tapi baby Ella justru sebaliknya.

"Kenapa gitu? Kan punya adek lagi lucu dek" Ujar Limario yang membuat baby Ella menggelengkan kepalanya tanda tak mau.

"Anti adek no adek gain ayah" Jelas baby Ella menjelaskan alasan kenapa dia tak mau punya adek lagi.

"Iya sayang, iya" Ujar Limario akhirnya mengalah karna melihat baby Ella sudah melengkungkan bibirnya tanda akan menangis.

"Tuh abangnya" Ujar Limario ketika melihat baby Seong baru saja turun bersama sang suster juga Kuma.

"Jangan dipegang dulu Kuma nya ya? Mau sarapan dulu abang sama adek" Ujar Limario memperingati kedua anaknya.

"Lok ayah" Ujar baby Ella memperlihatkan kartun favoritnya pada Limario, Limario sontak memperhatikan sebentar kemudian beralih pada baby Seong yang sedang melihat lego miliknya.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang