One Month Baby Seong

1.4K 148 0
                                        

Limario terbangun ketika merasa beban diatas tubuhnya, Limario sontak membuka matanya dan melihat ada baby Seong yang tengkurap diatas badannya.

"Bangun ayah, udah sore" Ujar Jennie menirukan suara anak kecil, Limario sontak tersenyum dan menahan baby Seong.

"Tolong jaga sama sekalian mandiin ya sayang, bunda mau masak dulu" Ujar Jennie mencium kening serta pipi Limario.

"Dedek sama ayah dulu ya? Bunda mau masak dulu" Ujar Jennie mencium kening baby Seong yang masih menatapnya.

"Oke boy, sekarang kita harus mandi?" Tanya Limario pada baby Seong yang tersenyum padanya.

"Ayo kita mandi" Ujar Limario menggendong baby Seong dan mengambil handuk khusus untuk baby Seong.

"Jangan kelamaan sayang, dedek nggak bisa lama-lama kena air" Peringat Jennie yang datang kembali untuk mengambil ikatan rambut.

"Iya sayang" Jawab Limario mulai memandikan baby Seong secara perlahan karna leher baby Seong juga belum kuat.

"Bunda tuh ngomel mulu" Cerita Limario pada baby Seong karna tadi pagi Jennie memarahinya perkara handuk basah yang tidak dijemur kembali.

"Nah, wangi deh" Ujar Limario tersenyum senang melihat baby Seong telah selesai mandi meskipun bajunya malah ikut basah.

"Sekarang pakai baju" Ujar Limario membaringkan baby Seong diatas tempat untuk mengganti popok.

"Dedek disini dulu ya? Ayah mau mandi dulu" Ujar Limario memasukkan baby Seong kedalam tempat tidurnya.

"Nih, main dulu" Ujar Limario memasukkan dot empeng bayi kedalam mulut baby Seong kemudian berlalu kearah kamar mandi.

"Udah ketebak banget emang" Ujar Jennie setelah mendengar suara tangisan baby Seong melalui kamera pemantau yang sengaja mereka pasang didekat tempat tidur baby Seong.

"Sini sayang, ayahnya lagi mandi sebentar" Ujar Jennie menggendong baby Seong dan membawanya kebawah.

"Loh? Dedek?" Panggil Limario ketika tidak melihat baby Seong ditempat tidurnya, Limario segera berlari untuk mencari dimana baby Seong berada.

"Astaga, aku kira hilang" Ujar Limario bisa bernafas lega ketika melihat Jennie menggendong baby Seong sembari memantau para art memasak.

"Kamu kebiasaan, tau sendiri si dedek nggak bisa ditinggal sendiri" Ujar Jennie sembari menyerahkan baby Seong padanya.

"Iya, maaf ya dedek" Ujar Limario mencium puncak kepala baby Seong kemudian berlalu membiarkan Jennie kembali membantu para art.

"Kirain tadi dedek kemana" Ujar Limario kemudian duduk dikarpet yang ada diruang tengah rumahnya.

"Belajar tengkurep lagi ya dek? Biar cepet bisa ngerangkaknya" Ujar Limario menyimpan baby Seong dalam kondisi tengkurap.

"Baa" Limario sontak tersenyum ketika melihat baby Seong ikut tertawa dengan lelucon yang dia buat.

"Nonton aja yuk dek" Ujar Limario meraih remot tv dan mencari film anak-anak yang biasanya dia putarkan untuk baby Seong.

"Sini, duduk sama ayah" Ajak Limario memangku baby Seong untuk menyaksikan film tersebut meskipun baby Seong tak mengerti dengan apa yang dia lihat.

"Sayang" Panggil Jennie yang datang dengan membawa sebuah cupcake dengan satu lilin diatasnya.

"Buat apa sayang?" Tanya Limario bingung dengan cupcake tersebut apalagi bukan hari spesial mereka.

"Hari ini, baby Seong udah one month" Jawab Jennie yang membuat Limario sontak tersenyum mendengar hal tersebut.

"Yeay, dedek one month" Ujar Limario tersenyum sembari mengangkat tinggi baby Seong.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang