HWD Jisoo & Rose

1K 123 1
                                        

Jennie tersenyum melihat sang adik ipar yang tengah mengobrol dengan Joy, Jennie sontak segera berjalan kearah mereka berdua.

"Hai kak Jen" Sapa Rose ketika melihat kehadiran Jennie yang datang bersama dengan baby Seong.

"Mana baby William?" Tanya Jennie ketika Joy hanya sendiri dan tidak bersama dengan baby William.

"Sama daddynya" Jawab Joy karna tadi sebenarnya Joy ingin membawanya, hanya saja anak itu menangis ingin ikut bersama dengan Wendy.

"Tuh dek, kakak Williamnya ada sama daddynya" Ujar Jennie seolah berbicara pada baby William.

"Yaudah, gue anterin Seong dulu ke sebelah" Ujar Jennie karna takut anaknya itu akan menangis karna bosan menunggu.

"Ada-ada aja" Ujar Joy menggelengkan kepalanya melihat Jennie yang sedikit ribet dengan baby Seong.

"Udah pada dateng ternyata" Ujar Irene yang datang bersama dengan Solar sembari membawa anak mereka masing-masing.

"Si Jennie belum dateng?" Tanya Solar karna tidak melihat tanda-tanda kehadiran Jennie, Joy sontak menunjuk kearah pintu.

"Tuh, dia dari sebelah" Jawab Joy ketika melihat Jennie baru saja kembali setelah memberikan baby Seong pada Limario.

"Kalian berdua baru dateng?" Tanya Jennie sembari mengusap pipi baby Karina yang sedang memainkan bonekanya.

"Iya, baru aja nyampe. Darimana lo?" Tanya balik Solar ketika melihat Jennie kembali duduk ditempatnya semula.

"Dari samping, ngasih baby Seong ke ayahnya" Jawab Jennie yang membuat Solar mengangguk tanda mengerti.

"Btw Lar, lo seriusan hamil?" Tanya Joy ingin menanyakan hal tersebut dari kemarin-kemarin, tapi selalu tak punya waktu untuk bertemu dengan Solar.

"Iya Joyi" Jawab Solar sembari memangku baby Lia yang sedang memperhatikan baby Karina.

"Mau main sama kakak Karina?" Tanya Irene pada baby Lia yang daritadi memang memperhatikan baby Karina.

"Dikarpet aja ya? Takut kalian jatoh" Ujar Irene meletakkan baby Karina diatas karpet begitu juga dengan baby Lia.

"Lu sengaja biar jarak umurnya baby Lia sama adeknya nggak begitu jauh kan?" Tanya Joy masih penasaran dengan alasan Solar memiliki anak secara terburu-buru.

"Iya, gue sama kak Moonbyul udah mikirin semuanya. Gue pengen jarak usia mereka tuh nggak terlalu yang jauh banget, biar nanti kakaknya bisa jagain adeknya dengan baik" Jawab Solar karna dia mau, anaknya selalu bersama nantinya.

"Beda setahun gue rasa bukan yang cepet banget juga deh" Ujar Irene karna menurutnya itu adalah hal yang wajar.

"Iya sih, gue cuman kaget aja anjir pas lo bilang positif hamil lagi" Ujar Joy karna bukan hanya Joy yang kaget, tapi mereka semua ikut kaget mendengar berita tersebut.

"Lo sendiri kapan?" Tanya Solar yang membuat Joy terbatuk ketika meminum air mineral yang sudah disediakan disana.

"Ngaco lo, ngurus baby William aja kadang emosi gue naik tiba-tiba. Gimana kalau gue hamil lagi coba" Jawab Joy karna dia sendiri saja masih pusing dengan kelakuan baby William.

"Seberat itu kah ngerawat bayi laki-laki?" Tanya Solar penasaran karna selama dia bersama dengan baby Lia, baby Lia terkadang anteng-anteng saja.

"Parah Lar, udah berapa puluh macam proyek yang dia jalanin dirumah" Jawab Jennie karna dia juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Joy.

"Untung baby Lia adem-adem aja" Ujar Solar merasa sedikit tenang karna terkadang baby Lia juga tak banyak membuat kerusuhan.

"Belum itu mah Lar, baby Karina juga awal-awal mah pendiem. Tapi makin kesini makin banyak banget tingkahnya. Kucing Seulgi dua-duanya pernah dimasukin ke kolam" Cerita Irene mengingat bagaimana kagetnya Seulgi ketika melihat baby Karina mendorong kedua kucingnya untuk masuk kedalam kolam.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang